Lumajang, – Sebanyak 450 warga Kabupaten Lumajang memilih bekerja ke luar negeri sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang mencatat seluruh pekerja migran tersebut berangkat melalui mekanisme resmi atau jalur legal.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang, Subchan, mengatakan tingginya jumlah pekerja migran tidak mencerminkan sempitnya kesempatan kerja di daerah.
Menurutnya, perusahaan di Lumajang masih membuka lowongan kerja, tetapi proses penyerapan tenaga kerja lokal belum berjalan optimal.
“Sejak Januari hingga Juni 2026, sebanyak 450 tenaga kerja Lumajang berangkat ke luar negeri. Mereka berangkat lewat jalur legal,” kata Subchan, Senin (13/7/2026).
Subchan menuturkan, persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah kesenjangan antara kebutuhan dunia usaha dengan kualitas sumber daya manusia yang tersedia.
Akibatnya, sebagian lowongan kerja yang dibuka perusahaan belum dapat diisi oleh pencari kerja asal Lumajang.
“Di Kabupaten Lumajang sebenarnya banyak lowongan pekerjaan, namun di Lumajang sendiri berbenturan dengan SDM,” ujarnya.
Tinggalkan Balasan