Dikejar Selama Bertahun-tahun, Terpidana Korupsi Dana Hibah Jombang Akhirnya Dibekuk Kejagung - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kriminal · 25 Jan 2026 11:01 WIB ·

Dikejar Selama Bertahun-tahun, Terpidana Korupsi Dana Hibah Jombang Akhirnya Dibekuk Kejagung


 Dikejar Selama Bertahun-tahun, Terpidana Korupsi Dana Hibah Jombang Akhirnya Dibekuk Kejagung Perbesar

Jombang, – Setelah menjadi buronan selama bertahun-tahun, Hariyono, terpidana kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah APBD Kabupaten Jombang, akhirnya berhasil dibekuk Kejaksaan Agung (Kejagung) di Perumahan Sofie Residence, Karawang, pada Jumat (23/1/2026).

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menyampaikan melalui keterangan tertulis pada Minggu (25/1/2026) bahwa buronan tersebut masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan kini telah diamankan untuk dieksekusi sesuai putusan pengadilan.

“Hariyono berhasil diamankan oleh tim Kejagung tanpa melakukan perlawanan. Selanjutnya, yang bersangkutan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jombang untuk menjalani pidana penjara,” ujar Anang.

Kasus ini bermula dari dugaan penyalahgunaan dana hibah APBD Kabupaten Jombang, di mana Hariyono terbukti merugikan negara sebesar Rp277,1 juta. Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan hukumannya berkekuatan tetap, yaitu pidana penjara selama empat tahun.

Selain hukuman penjara, terpidana diwajibkan membayar denda sebesar Rp200 juta. Apabila denda tersebut tidak dilunasi, masa tahanan Hariyono akan bertambah empat bulan penjara.

Hariyono sempat menghindar dari proses hukum selama beberapa tahun, hingga akhirnya Kejagung menindaklanjuti eksekusi buronan korupsi ini dengan operasi di wilayah Karawang. Penangkapan berlangsung lancar dan aman, tanpa adanya perlawanan dari terpidana.

Kejagung menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap buronan korupsi tetap menjadi prioritas, sekalipun kasus tersebut sudah berjalan lama. “Ini bukti komitmen kami dalam menegakkan supremasi hukum dan menyelamatkan aset negara,” kata Anang.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Lumajang: ASN yang Terbukti Memainkan Pajak Pasir Ditindak, Bukan Dipindah

30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dua Sapi Raib dari Kandang, Rasa Aman Peternak Lumajang Jadi Taruhan

15 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lumajang Terbongkar

12 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tuntutan CSR dan Lahan Plasma Berujung Blokade Jalan, 2 Orang Diamankan Polisi

7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Trending di Kriminal