Kasus Sosraperda DPRD Jember Bergulir di Tipikor Surabaya, Anggaran Rp5,6 Miliar Dipersoalkan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kriminal · 5 Mar 2026 18:35 WIB ·

Kasus Sosraperda DPRD Jember Bergulir di Tipikor Surabaya, Anggaran Rp5,6 Miliar Dipersoalkan


 Kasus Sosraperda DPRD Jember Bergulir di Tipikor Surabaya, Anggaran Rp5,6 Miliar Dipersoalkan Perbesar

Jember, – Dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran makan dan minum dalam kegiatan sosialisasi peraturan daerah (Sosraperda) DPRD tahun 2023 mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Rabu (4/3/2026).

Dalam sidang perdana tersebut, jaksa penuntut umum memaparkan bahwa anggaran konsumsi kegiatan Sosraperda yang bersumber dari APBD Kabupaten Jember mencapai sekitar Rp5,6 miliar.

Angka tersebut menjadi dasar penelusuran dugaan praktik melawan hukum dalam pengelolaan anggaran.

Jaksa menjelaskan, dugaan penyimpangan terjadi dalam proses pencairan hingga pertanggungjawaban penggunaan dana kegiatan tersebut. Meski demikian, besaran pasti kerugian negara belum diungkapkan dalam sidang perdana.

“Anggaran makan dan minum kegiatan Sosraperda tahun 2023 yang bersumber dari APBD Kabupaten Jember mencapai sekitar Rp5,6 miliar. Nilai tersebut menjadi bagian dari penelusuran dugaan penyimpangan dalam proses pencairan dan pertanggungjawaban anggaran,” ujar jaksa penuntut umum saat membacakan surat dakwaan di persidangan.
Jaksa juga menegaskan bahwa rincian kerugian keuangan negara akan dibuktikan dalam agenda persidangan berikutnya melalui rangkaian pembuktian.
“Besaran kerugian negara akan dibuktikan lebih lanjut dalam proses persidangan selanjutnya,” tambahnya.

Atas dugaan perbuatannya, para terdakwa dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Jaksa juga menambahkan Pasal 55 ayat (1) ke-1 serta Pasal 65 ayat (1) KUHP terkait penyertaan dan perbuatan berlanjut.
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah penyidik Kejaksaan Negeri Jember menetapkan lima orang sebagai tersangka pada 20 Oktober 2025.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Lumajang: ASN yang Terbukti Memainkan Pajak Pasir Ditindak, Bukan Dipindah

30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dua Sapi Raib dari Kandang, Rasa Aman Peternak Lumajang Jadi Taruhan

15 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lumajang Terbongkar

12 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tuntutan CSR dan Lahan Plasma Berujung Blokade Jalan, 2 Orang Diamankan Polisi

7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Trending di Kriminal