SPPG Lumajang SOP MBG untuk Pengelolaan Gizi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 27 Mar 2026 19:33 WIB ·

Bunda Indah Tekankan SOP SPPG, Pastikan Program MBG Lumajang Berjalan Berkelanjutan


 Bunda Indah Tekankan SOP SPPG, Pastikan Program MBG Lumajang Berjalan Berkelanjutan Perbesar

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan menekankan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan langkah ini saat meninjau sejumlah dapur SPPG di wilayah Lumajang, Kamis (5/3/2026).

Bunda Indah meminta setiap pengelola dapur menjalankan tata kelola secara tertib agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal sekaligus tetap menjaga aspek kesehatan dan lingkungan.

SOP Jadi Kunci Kualitas Program

Bunda Indah menegaskan bahwa pengelola SPPG harus menjalankan seluruh prosedur sesuai standar yang telah ditetapkan. Ia menilai tata kelola yang baik akan menentukan kualitas program pemenuhan gizi.

“Program pemenuhan gizi harus berjalan dengan tata kelola yang baik. Karena itu, setiap SPPG perlu memastikan seluruh SOP diterapkan secara maksimal, termasuk dalam pengelolaan limbah,” ujarnya.

Evaluasi Dapur untuk Perbaikan Sistem

Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan penyesuaian operasional sementara pada dapur SPPG milik Yayasan Oda Masa Depan Utama di Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang.

Langkah ini menjadi bagian dari proses evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dapur. Sebelumnya, tim dari pemerintah daerah telah melakukan pengecekan dan memberikan rekomendasi perbaikan, terutama pada sistem pengolahan limbah.

Bunda Indah menjelaskan bahwa pemerintah mengambil langkah tersebut untuk memastikan seluruh sistem berjalan sesuai ketentuan.

“Kami melakukan penyesuaian operasional sementara sambil menunggu penyempurnaan instalasi pengolahan limbah,” jelasnya.

Pengelolaan Limbah Harus Penuhi Standar

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa pengelolaan limbah masih memerlukan penyempurnaan agar memenuhi parameter kualitas air. Pemerintah menggunakan indikator Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biological Oxygen Demand (BOD) untuk mengukur kualitas tersebut.

BOD menunjukkan jumlah oksigen yang dibutuhkan mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik, sedangkan COD mengukur kebutuhan oksigen dalam proses oksidasi bahan organik dan anorganik secara kimia.

Dengan pengelolaan yang sesuai standar, kualitas air limbah dapat tetap terjaga sebelum mengalir ke lingkungan.

Komitmen Perbaikan Berkelanjutan

Bunda Indah menegaskan bahwa evaluasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kualitas pelaksanaan program.

Ia memastikan seluruh fasilitas pengolahan limbah dapat berfungsi optimal sesuai standar.

“Ini bagian dari proses pembenahan agar seluruh fasilitas pengolahan limbah dapat berfungsi optimal,” tegasnya.

Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

Pemerintah Kabupaten Lumajang juga akan menyampaikan laporan perkembangan program kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini bertujuan untuk memperkuat evaluasi dan pelaksanaan program MBG di daerah.

Bunda Indah menilai evaluasi berkala sangat penting untuk menjaga kualitas program dan memastikan manfaatnya terus dirasakan masyarakat.

“Program ini sangat penting bagi masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan pelaksanaannya berjalan baik dan memberikan manfaat maksimal,” pungkasnya.

Optimisme Program Berjalan Optimal

Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal melalui penguatan pengawasan, evaluasi berkala, serta kepatuhan terhadap SOP.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Bukan Sekadar Adu Strategi! Kejurkab Catur Lumajang Jadi Jalan Lahirnya Bibit Atlet Muda

19 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Tape Ketan Wonokerto Siap Mendunia? Jenggolo Tape Fest 2027 Didorong Lebih Besar

19 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Trending di Daerah