Konsolidasi Kadin Lumajang Didorong Perkuat Daya Saing Daerah - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 21 Apr 2026 17:13 WIB ·

Konsolidasi Kadin Lumajang Didorong Perkuat Daya Saing Daerah


 Konsolidasi Kadin Lumajang Didorong Perkuat Daya Saing Daerah Perbesar

Lumajang, – Musyawarah Kabupaten ke-VII (Muskab VII) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lumajang tahun 2026 menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat daya saing ekonomi daerah.

Kegiatan yang digelar di Hotel Aston Lumajang pada Selasa (21/4/2026) itu mengusung tema penguatan dan konsolidasi menuju Kadin Lumajang yang berdaya saing.

Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan mengatakan, berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Menurut dia, keterlibatan Kadin perlu diperluas, tidak sebatas pada proyek, melainkan pada seluruh program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Ke depan, Kadin harus hadir dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam setiap program yang baik untuk masyarakat,” kata Agus, Selasa (21/4/2026).

Katandia, tantangan utama dunia usaha di Lumajang saat ini, berkaitan langsung dengan dinamika ekonomi, dan kesiapan sumber daya manusia.

Sejumlah pelaku industri, kata dia, masih menghadapi persoalan klasik berupa rendahnya kesiapan tenaga kerja lulusan baru.

Banyak lulusan sekolah maupun perguruan tinggi yang belum sepenuhnya siap memasuki dunia kerja. Kondisi ini membuat perusahaan harus mengalokasikan biaya tambahan untuk pelatihan, yang pada akhirnya meningkatkan beban operasional.

“Fresh graduate yang masuk ke industri sering kali masih perlu pelatihan ulang. Ini menjadi biaya tambahan bagi pelaku usaha,” katanya.

Untuk menjawab persoalan tersebut, pihaknya mendorong penguatan pendidikan vokasi yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan industri.

“Upaya itu akan dilakukan melalui penyusunan rencana strategi daerah vokasi bersama ladin lumajang, termasuk pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan dunia usaha,” ungkapnya.

Agus berharap, melalui penguatan sistem vokasi, lulusan di Lumajang dapat langsung terserap di pasar kerja dengan kompetensi yang sesuai. “Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu menekan ketergantungan terhadap tenaga kerja dari luar daerah,” jelasnya.

Menurut dia, apabila tenaga kerja lokal memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Maka peluang kerja yang tersedia di Lumajang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah