Lumajang, – Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan kasus dugaan begal disertai kekerasan yang terjadi di wilayahnya masih dalam proses pendalaman oleh kepolisian. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan motif serta mengungkap pelaku yang terlibat.
Menurutnya, seluruh langkah penanganan perkara dilakukan sesuai aturan dan prosedur kepolisian.
“Langkah tegas tentunya prosedural. Kita melangkah melakukan upaya kepolisian tidak lepas dari aturan dan prosedur-prosedur yang akan dilaksanakan,” katanya, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, sejauh ini, sejumlah kasus kriminal jalanan yang terjadi di Lumajang, seperti pelemparan batu, pencurian, hingga tindak kekerasan, diduga merupakan tindak kriminal murni.
Namun terdapat satu kasus pencurian dengan kekerasan yang masih didalami karena diduga memiliki kemungkinan motif lain.
“Kejadian seperti lempar batu, kriminal lainnya, pencurian dan kekerasan ini sejauh kami melakukan proses penyelidikan itu murni kriminal. Ada satu kasus pencurian dengan kekerasan yang mungkin ada peluang lain, ini yang sedang kita dalami,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap aksi pelemparan batu yang terjadi di sejumlah titik di wilayah Sumbersuko dan Kecamatan Tempeh. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aksi tersebut diduga dilakukan oleh kelompok remaja bermotor.
“Sepengamatan kami dan hasil penyelidikan memang ulah dari oknum yang bisa dikategorikan usia anak-anak,” katanya.
Tinggalkan Balasan