Lumajang, – Polisi hingga kini belum berhasil mengungkap pelaku dalam dua kasus kriminal jalanan yang terjadi beruntun di Kabupaten Lumajang, yakni pembegalan terhadap pengendara sepeda motor dan aksi pelemparan batu ke sejumlah kendaraan.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam sebelum menentukan langkah penegakan hukum, termasuk upaya penangkapan.
“Untuk melakukan upaya paksa tentunya harus berdasarkan penyelidikan yang sempurna dari alat bukti yang ada. Kita tidak bisa terburu-buru sehingga menimbulkan salah tangkap dan lain-lain,” ujar Alex, Senin (11/5/2026).
Ia menegaskan, penyidik saat ini masih mengumpulkan dan menganalisis berbagai bukti serta keterangan saksi di lokasi kejadian untuk menguatkan proses hukum.
Sebelumnya, seorang pengendara sepeda motor bernama Saiful (37), warga Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, menjadi korban begal saat melintas pada Selasa malam, 5 Mei 2026.
Sehari setelah kejadian tersebut, aksi teror kembali terjadi. Sedikitnya tiga kendaraan dilaporkan menjadi korban pelemparan batu oleh orang tak dikenal pada Rabu malam, 6 Mei 2026, di tiga titik berbeda di wilayah Lumajang.
Tinggalkan Balasan