Lumajang, – Keindahan Air Terjun Tumpak Sewu di Kecamatan Pronojiwo kini tidak hanya diposisikan sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga mulai diarahkan menjadi sumber inspirasi pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Lumajang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mendorong para perajin batik untuk menghadirkan motif khas yang terinspirasi dari ikon wisata tersebut.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, sinergi antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi strategi penting dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat. Ia meminta pelaku usaha batik untuk berinovasi menciptakan desain bertema Tumpak Sewu.
“Batik bukan hanya warisan budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang besar. Saya mengajak para pengusaha batik di Lumajang untuk berkreasi menghadirkan motif yang sedang menjadi tren, yakni Tumpak Sewu,” kata dia, Jumat (19/6/2026).
Menurut dia, tingginya kunjungan wisatawan ke Tumpak Sewu harus diikuti dengan penguatan ekonomi masyarakat sekitar. Produk batik dinilai dapat menjadi suvenir yang tidak hanya bernilai jual, tetapi juga membawa identitas budaya Lumajang.
“Ketika wisata tumbuh, ekonomi masyarakat juga harus ikut bergerak. Kita ingin wisatawan yang datang ke Tumpak Sewu tidak hanya menikmati keindahan alamnya, tetapi juga membawa pulang produk khas Lumajang yang memiliki identitas kuat,” jelasnya.
Tinggalkan Balasan