Daun Cengkeh Gugur Jadi Penyelamat Ekonomi Warga Saat Kemarau - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Ekonomi · 27 Jul 2026 10:50 WIB ·

Daun Cengkeh Gugur Jadi Penyelamat Ekonomi Warga Saat Kemarau


 Daun Cengkeh Gugur Jadi Penyelamat Ekonomi Warga Saat Kemarau Perbesar

Lumajang, – Musim kemarau yang mengurangi aktivitas di sektor perkebunan justru menghadirkan peluang ekonomi baru bagi warga Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.

Daun cengkeh kering yang sebelumnya hanya menjadi serasah kini dipungut dan dijual seharga sekitar Rp2.700 per kilogram sebagai bahan baku minyak atsiri.

Salah seorang warga, Kang Adi, mengatakan mengumpulkan daun cengkeh menjadi pekerjaan alternatif ketika aktivitas di kebun mulai sepi akibat musim kemarau.

Menurut dia, penghasilan dari menjual daun kering cukup membantu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

“Di musim kemarau panjang seperti sekarang, tidak ada yang bisa dikerjakan di kebun. Daripada menganggur, lebih baik mengumpulkan daun cengkeh. Lumayan untuk menopang kebutuhan harian,” kata Kang Adi, Senin (27/7/2026).

Dalam satu karung berisi sekitar 15 kilogram daun cengkeh kering, warga dapat memperoleh sekitar Rp40.500. Nilainya memang tidak sebesar hasil panen cengkeh, namun cukup menjadi penyangga ekonomi masyarakat hingga musim hujan tiba.

Daun-daun tersebut selanjutnya dijual kepada pengepul maupun tempat penyulingan untuk diolah menjadi minyak daun cengkeh (clove leaf oil).

Minyak atsiri tersebut mengandung eugenol yang dimanfaatkan sebagai bahan baku industri farmasi, kosmetik, parfum, aromaterapi, antiseptik, hingga industri makanan dan rokok kretek.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Berdiri Sejak 2022, IWS Senduro Kini Beranggotakan 27 Wirausaha

19 Juli 2026 - 00:35 WIB

Ribuan Peziarah Piodalan Gerakkan Ekonomi Warga Desa Senduro

9 Juli 2026 - 13:56 WIB

Tarif Tetap, Pendapatan Naik: Kisah Ojek Kuda saat Ribuan Wisatawan Padati Watu Pecak

29 Juni 2026 - 19:14 WIB

Ribuan Pengunjung Segoro Topeng Kaliwungu Dongkrak Omzet UMKM hingga Rp 1,2 Juta Sehari

28 Juni 2026 - 22:44 WIB

Workshop UMKM Ungkap Persoalan Lama CFD Lumajang, Lapak Jadi Sumber Konflik Pedagang

17 Juni 2026 - 16:00 WIB

Gekrafs Dilantik, Harapan Dilambungkan: Mampukah Kreativitas Menjadi Mesin Ekonomi Baru Lumajang?

4 Mei 2026 - 15:51 WIB

Trending di Ekonomi