Polisi Sita Uang Palsu Rp10 Miliar dari Tiga Terduga Pencuri Rp1 Miliar - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Kriminal · 11 Agu 2026 11:14 WIB ·

Polisi Sita Uang Palsu Rp10 Miliar dari Tiga Terduga Pencuri Rp1 Miliar


 Polisi Sita Uang Palsu Rp10 Miliar dari Tiga Terduga Pencuri Rp1 Miliar Perbesar

Lumajang, – Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang menangkap tiga pria asal Kabupaten Jember yang diduga terlibat dalam pencurian uang tunai senilai Rp1 miliar milik warga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita uang palsu dengan nilai nominal mencapai Rp10 miliar.

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial AWA, 51 tahun, AM, 56 tahun, dan AS, 46 tahun. Mereka ditangkap di sebuah hotel di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Ahad, 9 Agustus 2026.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan perkara tersebut bermula dari pertemuan antara korban dan para terduga pelaku untuk membahas proyek investasi yayasan.

Pertemuan itu berlangsung di rumah seorang pria berinisial S yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) di Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Polisi mendapatkan petunjuk setelah korban menyerahkan bukti berupa tangkapan layar saat melakukan panggilan video dengan salah satu terduga pelaku.

“Setelah dilakukan profiling didapatkan data pelaku yang berinisial AWA. Kemudian dilakukan pelacakan menggunakan jaringan IT, rupanya pelaku ini berada di Kabupaten Jombang,” kata Suprapto, Selasa (11/8/2026).

Personel Polres Lumajang kemudian berangkat ke Kabupaten Jombang pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Namun, AWA sudah tidak berada di lokasi tersebut.

Polisi kemudian mendapatkan nomor telepon AWA dan kembali melakukan pelacakan. Hasilnya, keberadaan AWA diketahui berada di Kabupaten Pasuruan.

“Setelah mendapatkan nomor telepon AWA, personel berhasil melacak ternyata pelaku berada di Kabupaten Pasuruan,” ujar Suprapto.

Petugas kemudian bergerak ke Pasuruan pada Ahad, 9 Agustus 2026. Berdasarkan koordinat hasil pelacakan IT, AWA diketahui menginap di sebuah hotel.

“Personel pun memasuki hotel di Pasuruan dan mendapati pelaku AWA berada di teras depan kamar, sehingga secara humanis maling ini diamankan,” katanya.

Dari interogasi awal, AWA mengaku dua rekannya, AM dan AS, juga menginap di kamar hotel yang sama. Polisi kemudian menangkap keduanya tanpa perlawanan.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas para terduga pelaku.
Barang bukti tersebut antara lain 70 bendel uang palsu pecahan Rp100 ribu dan uang dolar replika berwarna emas pecahan 100 dolar.

“Beberapa barang bukti yang telah diamankan di antaranya uang palsu pecahan Rp100.000 sebanyak 70 bendel, serta uang dolar replika warna emas pecahan 100 dolar,” kata Suprapto.

Jika dihitung berdasarkan nilai nominal, total uang palsu yang disita polisi mencapai Rp10 miliar.

“Total barang bukti uangnya Rp10 miliar, serta 4 unit smartphone, tiga kartu ATM, dan juga mobil Calya yang digunakan pelaku,” jelasnya.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga terduga pelaku untuk mengungkap peran masing-masing dalam dugaan pencurian uang tunai Rp1 miliar.

Penyidik juga masih memburu S yang masuk daftar pencarian orang dalam perkara tersebut.
Hingga kini, polisi masih mendalami keterkaitan uang palsu senilai Rp10 miliar yang disita dengan perkara dugaan pencurian uang tunai Rp1 miliar.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Pelaku Curanmor Ditabrak Saat Kabur, Satu Tewas dan Polisi Temukan Riwayat Begal

4 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Kejari Lumajang Selidiki Bantuan Irigasi Rp8,6 Miliar, Tersangka Belum Ditetapkan

1 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Empat Pohon Mahoni Dipotong dengan Chain Saw di Hutan Produksi Klakah, Dua Warga Diamankan

22 September 2026 - 15:48 WIB

Curanmor di Ranuyoso Berujung Maut: Motor Dicuri, Pelaku Dikejar hingga Kecelakaan

22 September 2026 - 11:04 WIB

Dari RT hingga Kampus, Kekerasan Seksual di Lumajang Menghadapi Satu Masalah: Takut Melapor

18 September 2026 - 11:57 WIB

Satu Komponen Hilang, Penerangan Jalan Nogosari Lumajang Terganggu

17 September 2026 - 15:22 WIB

Trending di Kriminal