Pembenahan Pasar Lumajang untuk Kenyamanan Pedagang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 18 Agu 2026 12:32 WIB ·

Bukan Sekadar Renovasi! Enam Pasar Lumajang Kini Dibuat Lebih Nyaman untuk Pedagang dan Warga


 Bukan Sekadar Renovasi! Enam Pasar Lumajang Kini Dibuat Lebih Nyaman untuk Pedagang dan Warga Perbesar

Pasar rakyat bukan sekadar tempat jual beli. Setiap hari, pasar menjadi ruang bertemunya pedagang dan masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperbaiki fasilitas pasar. Pemerintah ingin pedagang bekerja dengan lebih layak. Masyarakat juga diharapkan dapat berbelanja dengan lebih nyaman.

Sepanjang 2026, Pemkab Lumajang mengalokasikan sekitar Rp1,5 miliar melalui APBD untuk membenahi enam pasar rakyat.

Enam pasar tersebut meliputi Pasar Klojen, Pasar Krai Yosowilangun, Pasar Pasirian, Pasar Kunir, Pasar Klakah, dan Pasar Senduro.

Rp1,5 Miliar untuk Benahi Enam Pasar Lumajang

Pemkab Lumajang menangani setiap pasar secara bertahap. Pemerintah menyesuaikan perbaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing lokasi.

Selain anggaran awal, pemerintah daerah juga mendapat tambahan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

Tambahan anggaran tersebut mencapai sekitar Rp700 juta. Dana itu memperluas penanganan fasilitas pasar pada tahun ini.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, menjelaskan fokus pembenahan tidak hanya menyentuh bangunan.

Pemerintah juga memperhatikan fasilitas yang mendukung kenyamanan pedagang dan kelancaran aktivitas perdagangan.

“Pasar Klojen bangunannya sudah lama, sehingga pedagang banyak menyampaikan keluhan. Karena itu kami lakukan intervensi melalui perbaikan,” ujar Ridha, Rabu (12/8/2026).

Pasar Klojen menjadi salah satu lokasi yang mendapat penanganan. Pemerintah memperbaiki fasilitas karena usia bangunan sudah cukup lama.

Langkah tersebut sekaligus menjawab keluhan pedagang terkait kondisi pasar.

Dari Paving hingga Kios, Pembenahan Menyesuaikan Kebutuhan

Pemkab Lumajang menerapkan penanganan berbeda di setiap pasar.

Di Pasar Kunir, pemerintah menambah paving untuk memperbaiki akses jalan. Langkah ini membantu menciptakan akses yang lebih nyaman bagi pedagang dan pengunjung.

Sementara itu, Pasar Pasirian mendapat pemeliharaan portal. Pemerintah melakukan langkah tersebut untuk membantu menata area parkir.

Penataan parkir penting agar kendaraan tidak mengganggu aktivitas jual beli.

Pembenahan juga menyentuh bangunan di Pasar Krai Yosowilangun. Pemerintah mendesain ulang bangunan yang sebelumnya belum berfungsi secara optimal.

“Kami desain ulang. Meja-meja beton dibongkar untuk dibuat kios-kios, sekaligus memfungsikan bangunan yang sudah lama tidak dimanfaatkan pedagang,” jelas Ridha.

Pemerintah juga menyiapkan pembongkaran bangunan lama Pasar Krai yang mengalami kerusakan.

Langkah tersebut membuka peluang penataan kawasan yang lebih baik. Pedagang juga dapat memperoleh ruang usaha yang lebih layak.

“Pelan-pelan pedagang kami tata. Kalau menempati bangunan yang tidak layak tentu sangat berisiko. Setelah kami usulkan, akhirnya mendapat anggaran dan kami bangun sekalian,” katanya.

Pembenahan juga menyasar Pasar Klakah dan Pasar Senduro. Pemerintah memasukkan kedua pasar tersebut dalam rangkaian peningkatan fasilitas pasar rakyat di Lumajang.

Pasar Lebih Rapi, Pedagang Nyaman, Warga Betah Berbelanja

Pemkab Lumajang tidak hanya memperhatikan kondisi bangunan. Pemerintah juga memperhatikan kerapian dan tampilan kawasan.

Petugas melakukan pengecatan di Pasar Pasirian dan Pasar Senduro. Kedua pasar tersebut berada di jalur aktivitas masyarakat.

Karena itu, kondisi pasar ikut memengaruhi tampilan kawasan perdagangan.

Secara keseluruhan, pembenahan pasar Lumajang mencakup berbagai aspek. Pemerintah memperbaiki bangunan, akses jalan, penataan ruang, fasilitas parkir, dan tampilan kawasan.

Setiap pasar mendapat penanganan sesuai kebutuhan.

Bagi pedagang, fasilitas yang lebih layak dapat mendukung aktivitas perdagangan sehari-hari. Kondisi pasar yang lebih baik juga dapat memberikan rasa aman saat bekerja.

Sementara bagi masyarakat, pasar yang lebih tertata dapat menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman.

Pembenahan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Lumajang menjaga pasar rakyat tetap hidup. Pasar bukan hanya tempat transaksi.

Pasar juga menjadi ruang ekonomi yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Dengan fasilitas yang terus diperbaiki, pemerintah berharap aktivitas jual beli semakin tertib. Pedagang dapat bekerja dengan nyaman. Warga pun dapat berbelanja dengan aman dan nyaman.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah