Diabetes Terkendali 18,36 Persen, Lumajang Lampaui Target tapi 81,64 Persen Jadi Pekerjaan Rumah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Kesehatan dan Olah Raga · 19 Agu 2026 10:59 WIB ·

Diabetes Terkendali 18,36 Persen, Lumajang Lampaui Target tapi 81,64 Persen Jadi Pekerjaan Rumah


 Diabetes Terkendali 18,36 Persen, Lumajang Lampaui Target tapi 81,64 Persen Jadi Pekerjaan Rumah Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mencatat capaian pengendalian diabetes melitus sebesar 18,36 persen pada Semester I 2026. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar 17,5 persen.

Namun, di balik capaian itu, masih terdapat pekerjaan rumah yang tidak kecil. Jika angka tersebut dibaca secara proporsional, 81,64 persen dari sasaran indikator belum masuk kategori diabetes terkendali.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Lumajang, dr. Marshall Trihandono, dalam Pertemuan Penguatan Tatalaksana Nonfarmakologis Program Hipertensi dan Diabetes Melitus, Rabu (12/8/2026).

Mashall mengatakan capaian tersebut perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan.

“Capaian ini menjadi modal positif yang harus kita pertahankan dan tingkatkan. Pengendalian diabetes membutuhkan kepatuhan pasien, dukungan keluarga, serta pendampingan dari tenaga kesehatan secara berkelanjutan,” katanya, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, pengendalian diabetes tidak hanya berorientasi pada pemberian obat. Perubahan perilaku menjadi bagian penting agar pasien mampu menjaga kondisi kesehatannya dalam jangka panjang.

Karena itu, pemerintah memperkuat tatalaksana nonfarmakologis melalui edukasi mengenai pola makan seimbang, aktivitas fisik, istirahat yang cukup, pengelolaan stres, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Pasien perlu kita dorong agar mampu mengelola penyakitnya secara mandiri. Bukan hanya mengetahui bahwa dirinya menderita diabetes, tetapi memahami apa yang harus dilakukan agar kondisinya tetap terkendali,” katanya.

Persoalan tersebut membuat capaian 18,36 persen perlu dibaca lebih jauh. Keberhasilan melewati target 17,5 persen merupakan capaian positif, tetapi belum menjadi alasan untuk mengendurkan intervensi.

Bahkan, Marshall mengatakan pengendalian diabetes tidak dapat hanya mengandalkan tenaga kesehatan. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar turut menentukan kemampuan pasien menjalankan pola hidup sehat dan mematuhi anjuran pengobatan.

“Dengan sinergi antara tenaga kesehatan, TP PKK, kader, keluarga, masyarakat dan lintas sektor, kita berharap semakin banyak penderita hipertensi dan diabetes melitus yang mampu mengendalikan penyakitnya,” ujarnya.

Namun, tantangan berikutnya adalah bagaimana meningkatkan cakupan tersebut secara berkelanjutan. Semakin banyak pasien yang mampu mengendalikan penyakitnya, semakin besar peluang pemerintah menekan risiko komplikasi dan menjaga produktivitas masyarakat.

“Semakin baik penyakit dikendalikan, semakin besar peluang masyarakat untuk tetap produktif dan menjalani kehidupan yang sehat. Karena itu, pengendalian hipertensi dan diabetes melitus harus menjadi gerakan bersama,” kata Marshall.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Percasi Lumajang Gelar Kejurkab Catur, Bidik Bibit Atlet untuk Popda 2026 dan Porprov 2027

18 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Target Hipertensi Terkendali 25 Persen, Lumajang Baru Capai 12,86 Persen

13 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Lumajang Juara Grup, Agus Setiawan Minta Skuat Tetap Konsisten Latihan Fisik

12 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Lumajang Menang Meyakinkan, Probolinggo Dipaksa Angkat Kaki dengan Skor 4-2

8 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Pasien Bantah Perawat RSUD Haryoto Datang Saat Batuk Darah: Datang Setelah Ibu Meninggal

8 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Kematian Pasien di RSUD Haryoto, Kesaksian Keluarga dan Manajemen Berbeda

8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Trending di Daerah