Lonjakan Penjualan Sapi Kurban di Mandiri Farm Lumajang, Pembeli dari Jakarta hingga Digitalisasi Penjualan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 27 Mei 2025 16:49 WIB ·

Lonjakan Penjualan Sapi Kurban di Mandiri Farm Lumajang, Pembeli dari Jakarta hingga Digitalisasi Penjualan


 Lonjakan Penjualan Sapi Kurban di Mandiri Farm Lumajang, Pembeli dari Jakarta hingga Digitalisasi Penjualan Perbesar

Lumajang, – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Mandiri Farm di Wonogriyo, Kecamatan Tekung, Lumajang, mencatat lonjakan penjualan sapi kurban yang signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Selamet Songgolangit, petugas perawat sapi di Mandiri Farm, menyebutkan sudah sekitar 10 ekor sapi terjual, dengan pembeli tidak hanya dari Lumajang tapi juga dari Jakarta.

Keunikan Mandiri Farm terletak pada sistem penjualan yang menggabungkan metode offline dan online. Pembeli bisa langsung datang ke kandang atau memesan melalui platform digital.

Selamet menjelaskan, mereka sengaja tidak menjual ke pasar tradisional karena harga di sana lebih murah dan kurang menguntungkan bagi peternak.

“Mandiri Farm menawarkan berbagai jenis sapi, mulai dari semental, limosin, hingga karolis, dengan bobot rata-rata sekitar 1,2 ton dan harga mencapai lebih dari 100 juta rupiah per ekor. Jenis karolis menjadi yang paling mahal karena kualitasnya yang unggul,” kata Selamet, Selasa (27/5/25).

Perawatan sapi di Mandiri Farm sangat ketat, dengan mandi tiga kali sehari dan pakan comboran rutin. Kebersihan kandang juga dijaga oleh dua petugas khusus.

Adenan Syarip, salah satu pembeli yang menemukan Mandiri Farm lewat media sosial seperti Facebook dan TikTok, mengapresiasi kualitas dan kesehatan sapi yang terjamin, termasuk vaksinasi untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Saya niat beli sapi kurban disini, infonya dapat dari media sosial. Apalagi sapi disini perawatan dan kebersihannya sangat terjaga, jadi saya tidak ragu untuk membeli sapi disini,” jelasnya.

Mandiri Farm dimiliki oleh Bahul, yang memulai usaha peternakan kecil-kecilan sejak 2004 dari Malaysia dan kini berkembang menjadi peternakan sapi berkualitas tinggi.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah