Upaya Pemulihan Pertanian Lumajang Pasca Erupsi Semeru - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 13 Jun 2025 10:40 WIB ·

Upaya Pemulihan Pertanian Lumajang Pasca Erupsi Semeru


 Upaya Pemulihan Pertanian Lumajang Pasca Erupsi Semeru Perbesar

Lumajang, – Erupsi dahsyat Gunung Semeru pada Desember 2021 meninggalkan luka mendalam bagi sektor pertanian di Lumajang.

Kerusakan parah pada empat dam utama yang menjadi sumber irigasi bagi ribuan hektar sawah menyebabkan kekeringan berkepanjangan dan menurunnya hasil panen secara signifikan.

Namun, di balik tantangan berat tersebut, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, akan segera memperbaiki infrastruktur vital tersebut untuk  memulihkan kehidupan petani.

Setidaknya, sebanyak 2.165 hektar sawah yang mengandalkan Dam Kelerek, Dam Lubang Kiri, dan dua dam lainnya mengalami kekeringan akibat rusaknya sistem irigasi.

Kondisi ini mengancam ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan petani yang menggantungkan hidupnya pada hasil pertanian.

Menanggapi situasi ini, Bupati Indah secara aktif melakukan komunikasi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat perbaikan dam-dam tersebut.

“Saya bolak-balik ke Pak Menteri PUPR memohon supaya Dam Kelerek, Dam Lubang Kiri, dan dua dam lainnya segera diperbaiki. Kita tidak bisa membiarkan ini berlarut-larut bertahun-tahun,” katanya, Jumat (13/6/25).

Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah menekankan kerusakan ini sudah berlangsung selama empat tahun dan pemulihan lahan yang kering dan rusak membutuhkan waktu yang tidak singkat.

“Jika perbaikan terus tertunda, pemulihan lahan akan semakin sulit karena tanah yang kering bertahun-tahun membutuhkan waktu lama untuk kembali subur,” ujarnya.

Kabar baik datang dari Menteri PUPR yang telah menyatakan kesiapan untuk memulai pengerjaan perbaikan pada tahun depan.

“Alhamdulillah Pak Menteri sudah oke. Beliau siap mulai pengerjaan perbaikan tahun depan,” lanjut Bunda Indah dengan penuh harap.

Perbaikan dam-dam utama ini sangat dinantikan oleh petani yang selama ini bergantung pada pasokan air dari infrastruktur tersebut.

“Insya Allah, tahun depan sudah dikerjakan. Petani-petani sangat senang mendengar kabar ini,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah