Keracunan Siswa Usai Program MBG, Dindik Jember: Evaluasi Akan Dilakukan, Program Tetap Jalan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 28 Sep 2025 13:57 WIB ·

Keracunan Siswa Usai Program MBG, Dindik Jember: Evaluasi Akan Dilakukan, Program Tetap Jalan


 Keracunan Siswa Usai Program MBG, Dindik Jember: Evaluasi Akan Dilakukan, Program Tetap Jalan Perbesar

Jember, – Dugaan keracunan belasan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Sidomekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, usai menerima makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (27/9/25), menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan (Dindik) Jember.

Kepala Dindik Jember, Hadi Mulyono, menegaskan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi dan konfirmasi langsung ke lokasi kejadian.

Baca juga: Berkat Pupuk Organik, Petani Lumajang Hasilkan Melon Manis Tanpa Tergantung Kimia

“Kami sudah mengirimkan tim untuk mengonfirmasi kebenarannya, apakah anak-anak tersebut mengalami keracunan akibat MBG,” kata Hadi, Minggu (29/9/25).

Meski adanya insiden dugaan keracunan ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, Hadi Mulyono menekankan bahwa Program MBG tetap akan dilanjutkan, sambil menjalankan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan teknis di lapangan.

Baca juga:DPRD Surabaya Desak Cabut SE Pembatasan KK, Dinilai Tak Punya Dasar Hukum

“Perkara ada persoalan di lapangan seperti dugaan keracunan dan makanan basi tentu akan menjadi evaluasi bersama agar tidak terulang kasus tersebut,” ujarnya.

Dindik juga menyampaikan bahwa MBG merupakan program nasional yang dijalankan secara terpadu dari pusat hingga ke daerah.

Ia Jember menegaskan, insiden ini menjadi catatan penting agar mekanisme pengawasan dan kontrol kualitas makanan diperkuat, bukan menjadi alasan untuk menghentikan program yang secara umum telah memberikan dampak positif.

“Kami tetap mendukung MBG sebagai program strategis nasional. Yang perlu diperkuat adalah pelaksanaan teknis dan pengawasan di lapangan,” kata Hadi.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Mengantar hingga Ujung Jalan, Keluarga Jemaah Haji Lumajang Lepas

17 Mei 2026 - 03:56 WIB

Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Lumajang Diberangkatkan dengan Pendampingan Khusus

16 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah