Bunda Indah: Peran Mahasiswa dalam Pembangunan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 8 Okt 2025 05:35 WIB ·

Mahasiswa Jadi Motor Perubahan, Bupati Lumajang Dorong PMII Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat


 Mahasiswa Jadi Motor Perubahan, Bupati Lumajang Dorong PMII Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat Perbesar

Lumajang – Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Pesan itu ia sampaikan saat membuka Pelatihan Kader Lanjut (PKL) VI PMII Cabang Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (3/10/2025).

Menurutnya, kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bukan hanya generasi pemikir, tetapi juga penggerak perubahan sosial di tingkat daerah.

“PMII perlu tampil sebagai penggerak perubahan, membawa pemikiran segar yang memberi arah bagi pembangunan daerah,” ujar Bunda Indah.

PMII Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Mesin Gagasan Pembangunan

Bunda Indah menjelaskan bahwa PMII bukan hanya wadah kaderisasi. Organisasi ini juga menjadi tempat lahirnya gagasan inovatif dan riset ilmiah yang bisa membantu pemerintah daerah.

Mahasiswa, lanjutnya, memiliki posisi strategis. Mereka mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan begitu, partisipasi publik dalam pembangunan dapat tumbuh lebih luas.

Tantangan Lumajang dan Peran Strategis Mahasiswa

Bunda Indah menyoroti sejumlah tantangan Lumajang. Di antaranya penguatan sektor pertanian, pengembangan pariwisata, serta peningkatan ekonomi desa. Semua itu membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan kontribusi nyata dari generasi muda.

“Pelatihan ini harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melatih kepemimpinan, mempertajam nalar kritis, dan merumuskan solusi sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap PMII mampu menjadi mitra pemerintah. Tidak hanya sebagai pengamat, tetapi juga penggerak perubahan sosial dan ekonomi di daerah.

Pemerintah Buka Ruang Kolaborasi

Bunda Indah memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan. Menurutnya, perubahan besar hanya bisa tercapai jika generasi muda dan pemerintah bergerak bersama.

“Mari kita bersinergi, saling menguatkan, dan bersama-sama mewujudkan Lumajang yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Surabaya Buka Pelatihan Tukang Bangunan, Warga Bisa Dapat Sertifikasi Resmi

5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Tekan Kebocoran, Pajak Pasir Lumajang Kini Dibayar Langsung Lewat Bank

5 Februari 2026 - 14:32 WIB

Fisik Oplah Selesai, Sarana Penyedot Air Tak Ada, Program Belum Bisa Dimanfaatkan

5 Februari 2026 - 13:46 WIB

Petani Bangsalsari Ungkap Program Oplah Tak Tepat Sasaran, Kebutuhan Air Belum Terjawab

5 Februari 2026 - 13:40 WIB

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Trending di Daerah