Gali Potensi Ekonomi Lokal, Lumajang Dorong Kenaikan PAD di Tengah Tantangan Fiskal - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 10 Okt 2025 12:53 WIB ·

Gali Potensi Ekonomi Lokal, Lumajang Dorong Kenaikan PAD di Tengah Tantangan Fiskal


 Gali Potensi Ekonomi Lokal, Lumajang Dorong Kenaikan PAD di Tengah Tantangan Fiskal Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, mengambil langkah strategis untuk menghadapi tantangan fiskal berupa penurunan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp266,48 miliar pada APBN 2026.

Salah satu upaya utama yang kini menjadi fokus adalah menggali dan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal sebagai sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan Pemkab tidak tinggal diam menghadapi kondisi tersebut. Pemerintah daerah akan mendorong pertumbuhan sektor ekonomi yang menjadi kekuatan lokal, seperti pertanian, peternakan, UMKM, pariwisata, dan sektor jasa lainnya.

Baca juga: Khofifah Soroti Lumajang, Daerah Paling Berat Terdampak Pemangkasan Dana Pusat

“Kami menghadapi tantangan fiskal cukup besar, sehingga strategi keuangan yang kami susun harus adaptif dan produktif. Salah satunya dengan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal untuk meningkatkan PAD,” kata Indah, Jumat (10/10/2025).

Langkah optimalisasi PAD dilakukan sebagai upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah, agar pembangunan tidak terlalu bergantung pada transfer pusat.

Baca juga: SR Diperiksa 9 Jam oleh Kejari Jember, Bongkar Dugaan Korupsi Rp 5,6 Miliar di DPRD

Selain itu, Pemkab juga akan menerapkan efisiensi belanja daerah agar penggunaan anggaran tetap fokus dan tepat sasaran.

“Kami juga melakukan efisiensi belanja, memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat,” tambah Bunda Indah.

Untuk diketahui, strategi ini sejalan dengan prioritas pembangunan Lumajang tahun 2026, di mana penguatan ekonomi lokal menjadi salah satu dari lima fokus utama. Pemkab akan mendorong sinergi antara pelaku usaha lokal, pelatihan kewirausahaan, kemudahan perizinan, dan pengembangan kawasan ekonomi strategis di berbagai kecamatan.

Ia menekankan pentingnya keselarasan antara kebijakan daerah dan pusat, terutama dalam penyusunan APBD 2026 yang mengacu pada Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) nasional.

“Sinkronisasi dengan arah pembangunan nasional sangat penting, agar apa yang kami lakukan di daerah selaras dengan visi Indonesia Emas 2045. Ini akan memperkuat daya saing daerah sekaligus mendukung pertumbuhan nasional,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wabup Yudha Dorong Pramuka Lumajang Terapkan Konsep Learning, Creating, and Solving

15 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pesan Bupati Lumajang: Jauhi Narkoba, Miras, dan Polarisasi Digital

14 Agustus 2026 - 12:43 WIB

TMMD ke-129 Ditutup di Lumajang, 840 Meter Jalan Rabat Beton dan 11 Program Warga Tuntas

13 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Tiga Tahun Menatap Langit, Balai Desa Pandansari Masih Menunggu Genteng Pulang

11 Agustus 2026 - 18:45 WIB

DPMD Lumajang Belum Terima Laporan Terbaru Pemasangan CCTV, WiFi Dusun dan PJU

11 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Keluarga Pasien Meninggal di RSUD Haryoto: Setelah Meninggal Tak Ada Penjelasan dari Rumah Sakit

10 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Trending di Daerah