Polres Lumajang: Tersangka Pencurian Sapi Meninggal karena Sakit, Bukan Kekerasan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kriminal · 13 Okt 2025 16:51 WIB ·

Polres Lumajang: Tersangka Pencurian Sapi Meninggal karena Sakit, Bukan Kekerasan


 Polres Lumajang: Tersangka Pencurian Sapi Meninggal karena Sakit, Bukan Kekerasan Perbesar

Lumajang, – Kepolisian Resor (Polres) Lumajang menegaskan bahwa kematian Rudi Hartono, tersangka kasus pencurian hewan yang meninggal dunia pada Minggu (12/10/2025), bukan disebabkan oleh kekerasan fisik selama dalam penahanan.

Menurut keterangan resmi dari kepolisian, Rudi meninggal dunia setelah mengalami kondisi kesehatan yang menurun secara tiba-tiba, dan saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil resmi otopsi dari rumah sakit.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, menyampaikan bahwa Rudi sebelumnya ditangkap oleh petugas pada Sabtu sore (11/10) di wilayah Randuagung.

Saat proses penangkapan, tersangka sempat mencoba melarikan diri sehingga petugas memberikan tindakan tegas terukur sebelum akhirnya berhasil mengamankannya dan membawanya ke Mapolres Lumajang.

Baca juga: Polres Lumajang Diserang Puluhan Warga, Polisi Jadi Sasaran Amarah Terkait Kematian Tersangka Curwan

“Keesokan paginya, Minggu, tersangka mengeluh sakit mual. Kami sudah memberikan penanganan awal, termasuk mengobati dan mengajaknya makan. Rasa sakitnya sempat mereda,” kata Ipda Untoro kepada awak media, Senin (13/10/2025).

Namun, selepas waktu salat zuhur, kondisi tersangka kembali menurun. Ia mengeluh sakit dan segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang oleh petugas jaga.

Baca juga: Harga Cabai Mulai Stabil, Ini Strategi Baru Petani Lumajang

“Setibanya di rumah sakit, dilakukan penanganan intensif. Tapi sekitar pukul 15.55 WIB, pihak rumah sakit menyatakan bahwa tersangka telah meninggal dunia,” jelasnya.

Menanggapi kabar dan spekulasi yang berkembang di masyarakat, ia menyatakan komitmennya untuk terbuka dan akuntabel. Atas permintaan keluarga, jenazah Rudi langsung dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk dilakukan otopsi demi memastikan penyebab pasti kematian.

“Sampai saat ini kami masih menunggu hasil otopsi dari tim dokter RSUD Haryoto. Sebelumnya, pihak Rumah Sakit Bhayangkara menyampaikan bahwa almarhum mengalami gangguan lambung dan tekanan darah rendah sebelum meninggal dunia,” kata Untoro.

Pihak kepolisian juga telah menjalin komunikasi intensif dengan keluarga korban dan tokoh masyarakat di Desa Randuagung untuk menjaga situasi tetap kondusif. Hal ini dilakukan setelah adanya insiden penyerangan terhadap Mapolres Lumajang oleh sekelompok warga yang tidak puas atas kabar kematian Rudi.

“Kami mengapresiasi tokoh agama dan masyarakat yang turut membantu menenangkan situasi. Alhamdulillah, kondisi di wilayah Randuagung dan sekitarnya hingga saat ini aman dan terkendali,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polemik SP3 dan SPDP, Status Kasus Solar Subsidi Lumajang Tak Jelas

6 Mei 2026 - 11:06 WIB

Bupati Lumajang Ancam Kejar PNS Yang Diduga Timbun Solar Subsidi

5 Mei 2026 - 09:26 WIB

Perempuan Asal Sukosari Ditemukan Meninggal di Bahu Jalan Kaliboto Kidul

4 Mei 2026 - 13:00 WIB

Solar Subsidi Jadi Ladang Mainan Oknum, Bupati Lumajang: Jangan Coba-Coba

4 Mei 2026 - 09:06 WIB

Bupati Lumajang Indah Amperawati Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi ASN Terlibat Narkoba dan Korupsi

1 Mei 2026 - 15:35 WIB

Tes Narkoba Meluas ke Dinas Lain, Pemkab Lumajang Akui Terkendala Anggaran

30 April 2026 - 11:01 WIB

Trending di Kriminal