Polres Lumajang Diserang Puluhan Warga, Polisi Jadi Sasaran Amarah Terkait Kematian Tersangka Curwan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kriminal · 13 Okt 2025 09:40 WIB ·

Polres Lumajang Diserang Puluhan Warga, Polisi Jadi Sasaran Amarah Terkait Kematian Tersangka Curwan


 Polres Lumajang Diserang Puluhan Warga, Polisi Jadi Sasaran Amarah Terkait Kematian Tersangka Curwan Perbesar

Lumajang, – Markas PolresLumajang, Jawa Timur, diserang puluhan warga pada Minggu malam (12/10/2025). Serangan terjadi setelah muncul dugaan bahwa Rudi Hartono, seorang tersangka kasus pencurian hewan (curwan), meninggal dunia akibat penganiayaan saat dalam penangkapan oleh polisi.

Massa yang diketahui berasal dari Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, mulai mendatangi RS Bhayangkara Lumajang pada sore hari untuk menuntut autopsi jenazah Rudi. Mereka menuding pihak kepolisian sebagai penyebab kematian kerabat mereka.

Baca juga::Harga Cabai Mulai Stabil, Ini Strategi Baru Petani Lumajang

“Saya cari keadilan. Dari rumah itu (Rudi) baik-baik saja, sekarang sudah meninggal,” ujar Jalil Purwanto, salah satu kerabat korban, saat ditemui di RS Bhayangkara Lumajang.

Merasa tidak mendapat kejelasan atas proses autopsi, keluarga korban akhirnya memindahkan jenazah ke RSUD dr. Haryoto Lumajang. Namun, sebelum proses itu berlangsung, situasi mendadak memanas.

Baca juga: Tak Bisa Nonton, Ratusan Penonton Konser di Surabaya Meluapkan Kekecewaan dengan Konvoi Jalanan

Sekitar pukul 20.14 WIB, massa bergerak menuju Mapolres Lumajang menggunakan empat mobil pikap. Mereka meneriakkan yel-yel kemarahan dan mendobrak gerbang Polres Lumajang.

Lemparan batu, helm, dan benda lainnya diarahkan ke arah kantor polisi dan petugas yang berjaga. Akibat kerusuhan tersebut, beberapa fasilitas mengalami kerusakan. Kaca kantor di lantai dua retak terkena lemparan batu, dan sejumlah helm dari kendaraan yang terparkir rusak dan berserakan.

Polisi yang telah bersiaga akhirnya berhasil mengendalikan situasi dan mengamankan belasan orang yang diduga sebagai provokator aksi anarkis tersebut.

“Kejadian hari ini berawal dari adanya tersangka yang meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rp70 Juta Hasil Jual Emas Rampokan Dibagi Rata, Polisi Ungkap Peran Pelaku di Lumajang

19 Juni 2026 - 21:10 WIB

Kerugian Rp15 Juta, PLN Kehilangan Kabel Aktif di Tangan Pegawai Sendiri

19 Juni 2026 - 20:20 WIB

Teror Digital di Lumajang: Ancaman Pembunuhan Disertai Penyebaran Identitas Korban

19 Juni 2026 - 18:19 WIB

Temuan Sidak Mengejutkan, 3.115 Botol Miras Berbagai Merek Disita di Lumajang

17 Juni 2026 - 14:29 WIB

Dari Ajakan Membahas Tugas Sekolah hingga Laporan Polisi, Ada Apa di SD Nguter 05?

15 Juni 2026 - 17:28 WIB

Laporan Warga Berujung Sidak, Tiga Toko Miras Tanpa Izin Diperiksa

14 Juni 2026 - 22:35 WIB

Trending di Kriminal