Polres Lumajang Diserang Puluhan Warga, Polisi Jadi Sasaran Amarah Terkait Kematian Tersangka Curwan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Kriminal · 13 Okt 2025 09:40 WIB ·

Polres Lumajang Diserang Puluhan Warga, Polisi Jadi Sasaran Amarah Terkait Kematian Tersangka Curwan


 Polres Lumajang Diserang Puluhan Warga, Polisi Jadi Sasaran Amarah Terkait Kematian Tersangka Curwan Perbesar

Lumajang, – Markas PolresLumajang, Jawa Timur, diserang puluhan warga pada Minggu malam (12/10/2025). Serangan terjadi setelah muncul dugaan bahwa Rudi Hartono, seorang tersangka kasus pencurian hewan (curwan), meninggal dunia akibat penganiayaan saat dalam penangkapan oleh polisi.

Massa yang diketahui berasal dari Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, mulai mendatangi RS Bhayangkara Lumajang pada sore hari untuk menuntut autopsi jenazah Rudi. Mereka menuding pihak kepolisian sebagai penyebab kematian kerabat mereka.

Baca juga::Harga Cabai Mulai Stabil, Ini Strategi Baru Petani Lumajang

“Saya cari keadilan. Dari rumah itu (Rudi) baik-baik saja, sekarang sudah meninggal,” ujar Jalil Purwanto, salah satu kerabat korban, saat ditemui di RS Bhayangkara Lumajang.

Merasa tidak mendapat kejelasan atas proses autopsi, keluarga korban akhirnya memindahkan jenazah ke RSUD dr. Haryoto Lumajang. Namun, sebelum proses itu berlangsung, situasi mendadak memanas.

Baca juga: Tak Bisa Nonton, Ratusan Penonton Konser di Surabaya Meluapkan Kekecewaan dengan Konvoi Jalanan

Sekitar pukul 20.14 WIB, massa bergerak menuju Mapolres Lumajang menggunakan empat mobil pikap. Mereka meneriakkan yel-yel kemarahan dan mendobrak gerbang Polres Lumajang.

Lemparan batu, helm, dan benda lainnya diarahkan ke arah kantor polisi dan petugas yang berjaga. Akibat kerusuhan tersebut, beberapa fasilitas mengalami kerusakan. Kaca kantor di lantai dua retak terkena lemparan batu, dan sejumlah helm dari kendaraan yang terparkir rusak dan berserakan.

Polisi yang telah bersiaga akhirnya berhasil mengendalikan situasi dan mengamankan belasan orang yang diduga sebagai provokator aksi anarkis tersebut.

“Kejadian hari ini berawal dari adanya tersangka yang meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari RT hingga Kampus, Kekerasan Seksual di Lumajang Menghadapi Satu Masalah: Takut Melapor

18 September 2026 - 11:57 WIB

Satu Komponen Hilang, Penerangan Jalan Nogosari Lumajang Terganggu

17 September 2026 - 15:22 WIB

Usai Membacok Korban, Terlapor Kabur: Polisi Amankan Scoopy Putih di Kasus Tempursari

17 September 2026 - 10:36 WIB

Jambret di Salon Hilda, Pelaku Sempat Dimassa Warga Sebelum Dievakuasi Polisi ke Rumah Sakit

14 September 2026 - 12:06 WIB

12 Hari Tumpas Narkoba di Lumajang: 23 Kasus, 29 Tersangka, 172,62 Gram Sabu

2 September 2026 - 14:20 WIB

Dua Hari Dianiaya di Gardu dan Sawah, Anak di Lumajang Diancam Dihabisi Jika Lapor Polisi

27 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Trending di Kriminal