Tersangka Merasa Mual Sebelum Meninggal, Polisi: Sudah Dibawa ke RS dan Diobati - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Kriminal · 13 Okt 2025 16:58 WIB ·

Tersangka Merasa Mual Sebelum Meninggal, Polisi: Sudah Dibawa ke RS dan Diobati


 Tersangka Merasa Mual Sebelum Meninggal, Polisi: Sudah Dibawa ke RS dan Diobati Perbesar

Lumajang, – Rudi Hartono (44), tersangka kasus pencurian sapi asal Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, meninggal dunia pada Minggu (12/10/2025) setelah sempat mengeluh mual dan sakit.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa korban sudah mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, menjelaskan Rudi ditangkap pada Sabtu sore (11/10) oleh petugas kepolisian setelah sempat melarikan diri saat hendak diamankan di wilayah Randuagung.

Petugas melakukan tindakan tegas terukur agar tersangka tidak kabur lebih jauh, lalu membawanya ke Mapolres Lumajang untuk menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Polres Lumajang: Tersangka Pencurian Sapi Meninggal karena Sakit, Bukan Kekerasan

“Pada Minggu pagi, tersangka mengeluh mual. Petugas langsung memberikan penanganan awal, termasuk mengobatinya dan mengajaknya makan. Setelah itu, ia sempat merasa lebih baik,” kata Ipda Untoro dalam keterangan pers, Senin (13/10/2025).

Namun, selepas salat zuhur, kondisi Rudi kembali memburuk. Ia kembali merasa sakit dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.

Baca juga:Tak Bisa Nonton, Ratusan Penonton Konser di Surabaya Meluapkan Kekecewaan dengan Konvoi Jalanan

“Petugas membawa tersangka ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun pada pukul 15.55 WIB, pihak rumah sakit menyatakan bahwa yang bersangkutan telah meninggal dunia,” lanjutnya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa Rudi telah mendapatkan perawatan sesuai prosedur, baik saat berada di dalam tahanan maupun ketika kondisinya memburuk.

Namun, karena adanya permintaan dari pihak keluarga dan untuk memastikan penyebab kematian secara objektif, jenazah Rudi kemudian dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk dilakukan otopsi.

“Saat ini otopsi masih berlangsung. Kami masih menunggu hasil resmi dari tim medis. Tapi berdasarkan keterangan awal dari RS Bhayangkara, Rudi sempat mengalami keluhan lambung dan tekanan darahnya sempat turun,” jelas Untoro.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari RT hingga Kampus, Kekerasan Seksual di Lumajang Menghadapi Satu Masalah: Takut Melapor

18 September 2026 - 11:57 WIB

Satu Komponen Hilang, Penerangan Jalan Nogosari Lumajang Terganggu

17 September 2026 - 15:22 WIB

Usai Membacok Korban, Terlapor Kabur: Polisi Amankan Scoopy Putih di Kasus Tempursari

17 September 2026 - 10:36 WIB

Jambret di Salon Hilda, Pelaku Sempat Dimassa Warga Sebelum Dievakuasi Polisi ke Rumah Sakit

14 September 2026 - 12:06 WIB

12 Hari Tumpas Narkoba di Lumajang: 23 Kasus, 29 Tersangka, 172,62 Gram Sabu

2 September 2026 - 14:20 WIB

Dua Hari Dianiaya di Gardu dan Sawah, Anak di Lumajang Diancam Dihabisi Jika Lapor Polisi

27 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Trending di Kriminal