Delapan Kecamatan Terendam Banjir, Pemkab Lumajang: Tetapkan Status Tanggap Darurat - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 2 Nov 2025 15:28 WIB ·

Delapan Kecamatan Terendam Banjir, Pemkab Lumajang: Tetapkan Status Tanggap Darurat


 Delapan Kecamatan Terendam Banjir, Pemkab Lumajang: Tetapkan Status Tanggap Darurat Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bergerak cepat merespons bencana banjir dan tanah longsor yang melanda delapan kecamatan dengan menetapkan status tanggap darurat bencana. Status ini berlaku selama tujuh hari, mulai 1 hingga 7 November 2025.

Langkah tersebut diambil setelah cuaca ekstrem yang memicu banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang di sejumlah wilayah, Sabtu (1/11/2025).

Keputusan tanggap darurat ini diharapkan dapat mempercepat upaya penanganan bencana dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan Surat Keputusan (SK) Bupati Lumajang sebagai dasar hukum pelaksanaan masa tanggap darurat tersebut.

Baca juga: Warga Lumajang Terisolasi Akibat Longsor dan Banjir, Delapan Kecamatan Dilanda Bencana Beruntun

Menurutnya, kebijakan ini memungkinkan pemerintah daerah untuk segera mengerahkan sumber daya, relawan, serta bantuan logistik ke titik-titik terdampak tanpa menunggu proses administrasi yang panjang.

“SK Bupati tentang penetapan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor tahun 2025 berlaku sejak tanggal 1 hingga 7 November,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Minggu (2/11/2025).

Agus menegaskan, selama masa tanggap darurat, Pemkab Lumajang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait akan berfokus pada penanganan cepat terhadap dampak bencana.

Baca juga:Meski Rumah Terendam, Sebagian Warga Lumajang Pilih Bertahan di Tengah Banjir

Pemerintah telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC), membuka dapur umum, menyediakan air bersih, serta menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak di delapan kecamatan.

“Kami menyiagakan TRC dan relawan untuk membantu penanganan di lapangan. Mereka bertugas memantau wilayah rawan bencana serta mengambil langkah kedaruratan jika terjadi bencana susulan,” jelas Agus.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Lumajang, bencana akibat cuaca ekstrem meliputi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang di beberapa kecamatan. Cuaca ekstrem disertai angin kencang dan sambaran petir menjadi pemicu utama terjadinya bencana pada Sabtu malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, menuturkan bahwa satu orang mengalami luka akibat tertimpa pohon tumbang dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Pasirian.

Tim TRC BPBD telah dikerahkan sejak Sabtu malam untuk melakukan asesmen cepat, evakuasi, dan pendataan kerusakan di wilayah terdampak.

“Tim dari TRC BPBD sudah turun ke lapangan sejak habis Maghrib. Kami juga telah menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji dan air mineral ke beberapa titik terdampak,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gelombang Rossby Berpotensi Picu Perubahan Cuaca Mendadak di Lumajang

28 Juli 2026 - 14:45 WIB

Karang Taruna Lumajang Diminta Tetap Bergerak Meski Tanpa Anggaran

28 Juli 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Lumajang Perkuat Sosialisasi Ketentuan Cukai kepada Pelaku Usaha

24 Juli 2026 - 11:50 WIB

Pemkab Lumajang Dorong Pengelolaan DBHCHT Tepat Sasaran

24 Juli 2026 - 11:44 WIB

Lumajang Libatkan Petani Tembakau dan Pelaku Usaha dalam Sosialisasi DBHCHT

24 Juli 2026 - 11:31 WIB

Yudha Adji Kusuma Ajak Pelaku Usaha Dukung Kebijakan Cukai

24 Juli 2026 - 11:26 WIB

Trending di Daerah