Audit BPJS Kesehatan Bongkar Kejanggalan Klaim Medis di Tiga RS Jember - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kriminal · 3 Nov 2025 15:32 WIB ·

Audit BPJS Kesehatan Bongkar Kejanggalan Klaim Medis di Tiga RS Jember


 Audit BPJS Kesehatan Bongkar Kejanggalan Klaim Medis di Tiga RS Jember Perbesar

Jember, – Hasil audit yang dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Jember membongkar dugaan kejanggalan dalam pengajuan klaim medis oleh tiga rumah sakit di wilayah setempat.

Dari hasil pemeriksaan administratif tahun 2025, ditemukan indikasi manipulasi atau mark up biaya pada sejumlah prosedur medis yang diajukan ke BPJS Kesehatan.

Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Jember, Fuad Manar, mengatakan, kejanggalan tersebut terdeteksi setelah tim audit menemukan perbedaan mencolok antara data pelayanan dan nominal klaim yang diajukan rumah sakit.

Baca juga:Kasus Dugaan Manipulasi Klaim di Jember, BPJS Perketat Pengawasan Hingga Lumajang dan Bondowoso

“Kami menemukan adanya ketidaksesuaian data dalam proses klaim. Setelah dilakukan penelusuran dan pembuktian, diketahui ada indikasi penggelembungan biaya pada beberapa tindakan medis,” ungkap Fuad, Senin (3/11/2025).

Berdasarkan hasil audit, dugaan kecurangan itu terjadi pada layanan spinal decompression sinovektomi dan spinal decompression, dua prosedur medis berbiaya tinggi yang melibatkan tindakan pembedahan tulang belakang.

Baca juga:BPJS Kesehatan Ungkap Dugaan Manipulasi Klaim oleh Tiga RS di Jember

Fuad menyebut, audit dilakukan untuk memastikan klaim yang diajukan rumah sakit sesuai dengan pelayanan yang benar-benar diberikan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Namun hingga kini, BPJS Kesehatan belum mengungkap nama ketiga rumah sakit tersebut karena proses klarifikasi masih berlangsung.

“Kami sedang melakukan tahap pembinaan dan verifikasi lebih lanjut. Prinsipnya, kalau terbukti ada kecurangan, akan kami kenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Menindaklanjuti temuan itu, BPJS Kesehatan mengambil langkah hukum dan administratif berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Tata Laksana Penanganan dan Pencegahan Kecurangan Program JKN.

“Kami sudah mengajukan permintaan pengembalian dana klaim yang terindikasi tidak sesuai. Selain itu, kami juga telah memberikan teguran resmi kepada pihak rumah sakit yang bersangkutan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Lumajang: ASN yang Terbukti Memainkan Pajak Pasir Ditindak, Bukan Dipindah

30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dua Sapi Raib dari Kandang, Rasa Aman Peternak Lumajang Jadi Taruhan

15 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lumajang Terbongkar

12 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tuntutan CSR dan Lahan Plasma Berujung Blokade Jalan, 2 Orang Diamankan Polisi

7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Trending di Kriminal