Tiga Rumah Sakit di Jember Diduga Manipulasi Klaim JKN, BPJS Kesehatan Beri Sanksi Tertulis - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 7 Nov 2025 10:00 WIB ·

Tiga Rumah Sakit di Jember Diduga Manipulasi Klaim JKN, BPJS Kesehatan Beri Sanksi Tertulis


 Tiga Rumah Sakit di Jember Diduga Manipulasi Klaim JKN, BPJS Kesehatan Beri Sanksi Tertulis Perbesar

Jember, – Tiga rumah sakit di Kabupaten Jember, Jawa Timur, diduga melakukan kecurangan dalam pengajuan klaim program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Dugaan kecurangan tersebut berupa praktik mark up atau manipulasi data klaim pelayanan kesehatan untuk memperoleh pembayaran lebih tinggi dari seharusnya.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jember, Yessy Novita, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi D DPRD Jember, Dinas Kesehatan, dan 14 rumah sakit yang beroperasi di wilayah setempat, Jumat (7/11/2025).

Baca juga: Audit BPJS Kesehatan Bongkar Kejanggalan Klaim Medis di Tiga RS Jember

“Kami sudah melakukan tugas sesuai dengan kewenangan hingga memberikan sanksi seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No.16 Tahun 2019,” kata Yessy di ruang rapat lantai 3 DPRD Jember.

Menurut Yessy, BPJS Kesehatan telah memberikan sanksi tertulis kepada tiga rumah sakit yang terbukti melakukan fraud tersebut, sesuai dengan Peraturan Direksi BPJS Kesehatan.

Selain sanksi administratif, ketiga rumah sakit juga diwajibkan untuk mengembalikan dana kerugian negara yang timbul akibat kecurangan klaim tersebut.

Baca juga:Wakil Ketua DPRD Jember Ditahan, Skandal Korupsi Sosperda Guncang Dunia Politik Tapal Kuda

“Ketiga rumah sakit tersebut sudah menyanggupi dan bersedia mengembalikan uang sejumlah temuan fraud klaim program JKN yang tidak sesuai. Kami sudah menyelesaikan seluruh proses sesuai kewenangan BPJS Kesehatan,” katanya.

Meski demikian, Yessy menolak menyebutkan nilai nominal kecurangan yang dilakukan tiga rumah sakit tersebut. Ia berdalih, hal itu merupakan bagian dari kode etik lembaga yang tidak dapat disampaikan ke publik.

Proses Pengembalian Dana dan Pengawasan Berkelanjutan
BPJS Kesehatan menetapkan bahwa pengembalian dana hasil kecurangan oleh ketiga rumah sakit dimulai pada awal November 2025, dengan tenggat waktu hingga Desember 2026.

Selain penindakan, BPJS Kesehatan juga berkomitmen melakukan pengawasan berkelanjutan terhadap seluruh fasilitas kesehatan mitra agar praktik serupa tidak terulang.

“Langkah ini bukan hanya penegakan aturan, tetapi juga bentuk tanggung jawab dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program JKN yang dananya bersumber dari masyarakat,” kata Yessy menegaskan.

Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunarsih Horis, menyatakan pihaknya memanggil seluruh 14 rumah sakit di wilayah Jember untuk membahas langkah pencegahan dan meningkatkan kepatuhan dalam pelaksanaan program JKN.

“Kasus ini harus menjadi pembelajaran bersama agar kejadian serupa tidak dilakukan rumah sakit lainnya. Karena itu, kami tidak memanggil tiga rumah sakit saja agar tidak langsung dianggap bersalah,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah