Erupsi Semeru dan Dampaknya pada Infrastruktur - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 20 Nov 2025 20:28 WIB ·

Gladak Perak dan Jalur Evakuasi Diperiksa untuk Minimalisasi Risiko Bencana Pasca Erupsi Semeru


 Gladak Perak dan Jalur Evakuasi Diperiksa untuk Minimalisasi Risiko Bencana Pasca Erupsi Semeru Perbesar

Pemprov Jatim dan Pemkab Lumajang Perkuat Mitigasi Infrastruktur Vital

Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat mitigasi infrastruktur vital pasca erupsi Gunung Semeru. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), meninjau kondisi Jembatan Gladak Perak, jalur strategis transportasi dan distribusi logistik.

Pemeriksaan intensif dilakukan untuk mendeteksi kerusakan, sekecil apa pun, agar bisa segera diperbaiki. Langkah ini diambil untuk mencegah risiko tambahan seperti kemacetan, kecelakaan, hingga hambatan distribusi bantuan bagi warga terdampak.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa mitigasi infrastruktur vital menjadi bagian penting dalam strategi kesiapsiagaan bencana.

“Kerusakan sekecil apa pun dapat berdampak serius terhadap mobilitas dan distribusi bantuan. Penanganan cepat dan terukur sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat,” ujarnya saat meninjau Gladak Perak di Kecamatan Candipuro, Kamis (20/11/2025).

Bupati Lumajang, Bunda Indah, menambahkan bahwa pemerintah kabupaten terus melakukan pemantauan rutin terhadap seluruh infrastruktur kritis.

“Kami bekerja sama dengan Balai Besar dan Dinas Pekerjaan Umum untuk memastikan jembatan, jalan utama, serta fasilitas vital lain tetap aman dan siap mendukung operasi tanggap darurat,” jelasnya.

Selain jembatan, pemantauan juga mencakup jalur evakuasi, fasilitas publik, dan akses utama menuju wilayah terdampak. Setiap temuan kerusakan langsung ditangani agar tidak menghambat mobilitas warga maupun distribusi bantuan logistik.

Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keselamatan warga serta memastikan aksesibilitas tetap terjaga pasca erupsi Semeru.

“Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas adalah prioritas utama dalam setiap langkah mitigasi,” tegas Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah