Tujuh Legislator Jember Laporkan Pengacara Perumahan atas Dugaan Pencemaran Nama Baik - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kriminal · 29 Nov 2025 11:39 WIB ·

Tujuh Legislator Jember Laporkan Pengacara Perumahan atas Dugaan Pencemaran Nama Baik


 Tujuh Legislator Jember Laporkan Pengacara Perumahan atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Perbesar

Jember, – Tujuh anggota DPRD Jember resmi melaporkan seorang pengacara perumahan berinisial K ke Polres Jember atas dugaan pencemaran nama baik, Senin (28/11/2025).

Laporan ini bermula dari pernyataan K dalam sebuah video yang menyebut tindakan para anggota dewan saat melakukan inspeksi seperti maling.

Para legislator yang melapor adalah anggota Komisi B dan Komisi C DPRD Jember, yang sebelumnya melakukan inspeksi saluran irigasi di belakang Perumahan Rengganis pada 14 November 2025. Inspeksi tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait saluran irigasi yang tertutup bangunan.

Namun pascainspeksi, beredar sebuah video berdurasi 4 menit 43 detik yang menampilkan kuasa hukum perumahan K mempertanyakan kegiatan anggota DPRD dan menyebut tindakan mereka tidak berizin serta terkesan seperti maling.

Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, mengatakan laporan dibuat karena pernyataan dalam video tersebut dianggap merendahkan martabat lembaga dan pribadi para anggota dewan.

“Kami anggota DPRD Jember, secara perorangan ada tujuh rekan dari Komisi B dan Komisi C melaporkan salah satu pengacara yang pernyataannya menyinggung kami,” katanya, saat dikutip dari Surya.co.id, Sabtu (29/11/2025).

David menambahkan, pihaknya telah berusaha meminta klarifikasi dari K maupun developer, namun tidak ada tanggapan.

“Kami pernah menggelar hearing juga mengundang pihak developer, tetapi mereka tidak datang, juga tidak melakukan konfirmasi maupun klarifikasi dengan pernyataannya,” ujarnya.

Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Jember, Iptu Dwi Sugiyanto, membenarkan adanya laporan tujuh legislator tersebut. Ia menyebut laporan itu akan dikaji terlebih dahulu sesuai prosedur sebelum masuk tahap penyelidikan.

“Kedatangan tujuh anggota dewan untuk melaporkan seseorang yang perbuatannya dianggap menyinggung hati para anggota dewan,” kata Dwi.

“Nanti kami laporkan ke atasan untuk ditelaah dulu laporannya, serta melakukan penyidikan,” tambahnya.

Konflik ini bermula dari inspeksi DPRD Jember menyusul aduan warga terkait saluran irigasi yang tertutup bangunan di area perumahan. Tindakan inspeksi itu kemudian dipertanyakan oleh K melalui video yang kini beredar luas, yang menyebut para wakil rakyat tidak meminta izin kepada pihak perumahan.

Video tersebut dianggap oleh para legislator sebagai bentuk tuduhan yang mencemarkan nama baik serta merugikan mereka secara pribadi dan kelembagaan.

Dengan laporan ini, proses hukum selanjutnya menunggu hasil telaah Polres Jember untuk menentukan apakah kasus tersebut akan naik ke tahap penyelidikan lebih lanjut.

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rp70 Juta Hasil Jual Emas Rampokan Dibagi Rata, Polisi Ungkap Peran Pelaku di Lumajang

19 Juni 2026 - 21:10 WIB

Kerugian Rp15 Juta, PLN Kehilangan Kabel Aktif di Tangan Pegawai Sendiri

19 Juni 2026 - 20:20 WIB

Teror Digital di Lumajang: Ancaman Pembunuhan Disertai Penyebaran Identitas Korban

19 Juni 2026 - 18:19 WIB

Temuan Sidak Mengejutkan, 3.115 Botol Miras Berbagai Merek Disita di Lumajang

17 Juni 2026 - 14:29 WIB

Dari Ajakan Membahas Tugas Sekolah hingga Laporan Polisi, Ada Apa di SD Nguter 05?

15 Juni 2026 - 17:28 WIB

Laporan Warga Berujung Sidak, Tiga Toko Miras Tanpa Izin Diperiksa

14 Juni 2026 - 22:35 WIB

Trending di Kriminal