Berkas Lengkap, Kasus Korupsi Mamin Sosraperda Segera Bergulir di Pengadilan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kriminal · 11 Des 2025 08:59 WIB ·

Berkas Lengkap, Kasus Korupsi Mamin Sosraperda Segera Bergulir di Pengadilan


 Berkas Lengkap, Kasus Korupsi Mamin Sosraperda Segera Bergulir di Pengadilan Perbesar

Jember, – Penanganan dugaan korupsi pengadaan makanan dan minuman (mamin) dalam kegiatan Sosialisasi Pembentukan dan Rancangan Peraturan Daerah (Sosraperda) Jember memasuki fase krusial.

Setelah dinyatakan lengkap, berkas perkara kini resmi dilimpahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember ke tahap penuntutan. Dengan demikian, proses hukum selanjutnya tinggal menunggu penyusunan dakwaan dan penjadwalan sidang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kasus ini melibatkan lima tersangka, yakni Wakil Ketua DPRD Jember Dedy Dwi Setiawan, mantan istrinya, Yuanita Qomariah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ansori, Rudi Alfian Rahman dari Sekretariat DPRD, serta Sugeng Raharjo sebagai pihak swasta. Mereka diduga terlibat dalam penyimpangan anggaran mamin untuk kegiatan Sosraperda di Sekretariat DPRD Jember.

Kasi Intel Kejari Jember, Agung Wibowo, mengonfirmasi pelimpahan tahap II dilakukan setelah seluruh dokumen dan alat bukti dinyatakan lengkap.

“Setelah berkas dinyatakan lengkap, tersangka dan barang bukti kami serahkan ke jaksa penuntut umum untuk proses sidang,” jelasnya, Kamis (11/12/2025).

Menurut Agung, dugaan tindak pidana korupsi tersebut terkait indikasi penggelembungan anggaran serta pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai dengan prosedur.

“Ada indikasi penggelembungan anggaran dan pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai prosedur,” ujarnya.

Dengan berkas yang sudah lengkap, JPU kini berfokus menyusun surat dakwaan sebelum melimpahkan perkara ke Pengadilan Tipikor. Penjadwalan sidang diperkirakan akan segera ditetapkan setelah seluruh administrasi terpenuhi.

Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Agung menegaskan bahwa seluruh rangkaian proses hukum dilakukan secara profesional dan transparan.

“Kami pastikan penanganan perkara ini berjalan sesuai aturan dan tanpa intervensi pihak mana pun,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Lumajang: ASN yang Terbukti Memainkan Pajak Pasir Ditindak, Bukan Dipindah

30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dua Sapi Raib dari Kandang, Rasa Aman Peternak Lumajang Jadi Taruhan

15 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lumajang Terbongkar

12 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tuntutan CSR dan Lahan Plasma Berujung Blokade Jalan, 2 Orang Diamankan Polisi

7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Trending di Kriminal