Becak Listrik Dorong Ekonomi Lokal Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 14 Des 2025 12:27 WIB ·

Becak Listrik Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat, UMKM Lumajang Ikut Tumbuh


 Becak Listrik Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat, UMKM Lumajang Ikut Tumbuh Perbesar

Program bantuan becak listrik bagi tukang becak di Kabupaten Lumajang memberikan dampak yang melampaui peningkatan kesejahteraan penerima langsung. Kehadiran becak wisata yang dikelola secara terstruktur turut menggerakkan roda ekonomi masyarakat di sekitarnya, mulai dari pedagang kecil, pelaku UMKM, hingga sektor jasa pendukung pariwisata.

Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menegaskan bahwa program becak listrik dirancang sebagai kebijakan strategis jangka panjang. Pemerintah daerah tidak hanya menyediakan sarana transportasi, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang saling terhubung.

“Bantuan ini bukan sekadar alat transportasi. Saat tukang becak melayani penumpang di kawasan strategis, pedagang, UMKM, dan pelaku jasa wisata di sekitarnya ikut mendapatkan peluang ekonomi. Inilah efek berganda yang menjadikan program ini bernilai strategis bagi pembangunan daerah,” ujar Bunda Indah saat penyerahan bantuan di Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu sore (13/12/2025).

Penguatan layanan becak wisata juga dinilai mampu memperluas manfaat program. Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S. Deyang, menyebut setiap aktivitas becak berkontribusi langsung terhadap pergerakan ekonomi lokal.

“Setiap perjalanan tukang becak menjadi penggerak ekonomi. Tidak hanya penerima bantuan yang merasakan manfaat, tetapi juga sektor informal dan UMKM di sekitar titik mangkal,” jelasnya.

Selain berdampak ekonomi, program ini menekankan aspek keberlanjutan dan integrasi dengan pengembangan pariwisata daerah. Penataan titik mangkal di lokasi strategis membuat layanan lebih tertib dan mudah diakses, sehingga manfaat ekonomi dapat terdistribusi secara lebih merata dan efektif.

Melalui pendekatan tersebut, becak listrik menjadi bagian dari ekosistem ekonomi lokal dan pariwisata yang saling menguatkan. Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Yayasan GSN menegaskan bahwa intervensi sosial mampu menciptakan dampak luas, membuka peluang usaha tambahan, serta mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Program becak listrik pun menjadi contoh nyata bagaimana bantuan sosial dapat memberikan manfaat berganda bagi masyarakat luas.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Tanah Sitaan Diduga Bersertifikat Baru, Dokter Kandungan Dilaporkan ke Polisi

16 Juni 2026 - 20:28 WIB

Trending di Daerah