Ada yang Timbun 1.000 Tabung LPG, Dijual Dua Hari Kemudian Lebih Mahal - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Kriminal · 9 Apr 2026 15:13 WIB ·

Ada yang Timbun 1.000 Tabung LPG, Dijual Dua Hari Kemudian Lebih Mahal


 Ada yang Timbun 1.000 Tabung LPG, Dijual Dua Hari Kemudian Lebih Mahal Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menemukan praktik penimbunan LPG 3 kilogram yang diduga menjadi penyebab kelangkaan dan melonjaknya harga di tingkat masyarakat.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengungkapkan bahwa hasil penelusuran menunjukkan adanya pangkalan yang menimbun lebih dari 1.000 tabung LPG kosong.

Selain itu, ditemukan pula pangkalan lain yang menahan sekitar 500 tabung sebelum didistribusikan ke masyarakat.

“Ini titik masalahnya. Mereka menimbun, baru dijual dua hari kemudian dengan harga Rp30 ribu sampai Rp35 ribu,” ujar Indah, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, praktik tersebut dilakukan secara sengaja untuk memanfaatkan tingginya permintaan masyarakat, terutama menjelang kebutuhan penting seperti Hari Raya Idulfitri.

Kondisi ini membuat harga LPG melonjak jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Bahkan, di lapangan ditemukan warga yang terpaksa membeli dengan harga tinggi demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah daerah mencatat setidaknya ada lima pangkalan yang diduga terlibat dalam praktik penimbunan sekaligus permainan harga tersebut.

“Ini perhatian serius bagi semua yang memiliki kewenangan terhadap distribusi LPG 3 kg. Kita tidak bisa membiarkan hak masyarakat dirugikan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari RT hingga Kampus, Kekerasan Seksual di Lumajang Menghadapi Satu Masalah: Takut Melapor

18 September 2026 - 11:57 WIB

Satu Komponen Hilang, Penerangan Jalan Nogosari Lumajang Terganggu

17 September 2026 - 15:22 WIB

Usai Membacok Korban, Terlapor Kabur: Polisi Amankan Scoopy Putih di Kasus Tempursari

17 September 2026 - 10:36 WIB

Jambret di Salon Hilda, Pelaku Sempat Dimassa Warga Sebelum Dievakuasi Polisi ke Rumah Sakit

14 September 2026 - 12:06 WIB

12 Hari Tumpas Narkoba di Lumajang: 23 Kasus, 29 Tersangka, 172,62 Gram Sabu

2 September 2026 - 14:20 WIB

Dua Hari Dianiaya di Gardu dan Sawah, Anak di Lumajang Diancam Dihabisi Jika Lapor Polisi

27 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Trending di Kriminal