Angka Kemiskinan Lumajang 2025 Turun Jadi 8,60 Persen, Terendah dalam Lima Tahun - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 16 Nov 2025 10:04 WIB ·

Angka Kemiskinan Lumajang 2025 Turun Jadi 8,60 Persen, Terendah dalam Lima Tahun


 Angka Kemiskinan Lumajang 2025 Turun Jadi 8,60 Persen, Terendah dalam Lima Tahun Perbesar

Lumajang, – Kabupaten Lumajang mencatat tren positif dalam upaya penanggulangan kemiskinan selama lima tahun terakhir.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Lumajang, persentase kemiskinan menunjukkan penurunan konsisten dari 10,05 persen pada 2021 menjadi 8,60 persen pada 2025.

Staf Ahli Muda Statistik BPS Lumajang, Roni Hartono, mengungkapkan bahwa capaian tersebut bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang menggunakan pendekatan rumah tangga.

Baca juga: Pemkab Lumajang Tanggung BPJS Ketenagakerjaan 8.900 Ketua RT/RW, Prioritaskan Perlindungan Abdi Masyarakat

Model pengumpulan data ini dinilai lebih komprehensif dalam menggambarkan kondisi sosial ekonomi di tingkat lokal.

“Pendekatan berbasis sampel rumah tangga ini memperkuat akurasi data kemiskinan sehingga kebijakan yang dirumuskan pemerintah bisa lebih tepat sasaran,” katanya, Minggu (16/11/2025).

Baca juga: Pemkab Lumajang Revisi Perda Tirta Mahameru, Jumlah Direksi Akan Disesuaikan Regulasi Baru

Secara rinci, tingkat kemiskinan Lumajang menurun dari 10,05 persen (2021) menjadi 9,06 persen (2022), kemudian 8,93 persen (2023), 8,65 persen (2024), hingga 8,60 persen (2025).

“Data yang akurat menjadi fondasi utama sehingga program yang dijalankan mampu menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Roni menambahkan bahwa untuk menjaga tren penurunan ini, pemerintah perlu terus meningkatkan koordinasi lintas sektor, memastikan insentif fiskal tepat sasaran, dan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, pekerjaan, dan fasilitas dasar.

“Jika momentum ini terus dijaga, masyarakat dapat keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah