Stok BBM Lumajang Terkini dan Aman - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 17 Sep 2026 06:25 WIB ·

Antrean BBM di Lumajang Bikin Warga Khawatir, Pemkab Tegaskan Stok Aman dan Minta Tak Panik


 Antrean BBM di Lumajang Bikin Warga Khawatir, Pemkab Tegaskan Stok Aman dan Minta Tak Panik Perbesar

LUMAJANG – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Lumajang dalam dua hari terakhir sempat membuat masyarakat khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Namun, Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan stok BBM Lumajang masih dalam kondisi aman dan distribusinya terus dipantau bersama Pertamina.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Lumajang, Bonni Momenta, menjelaskan bahwa antrean yang terjadi terutama terlihat pada penyaluran BBM bersubsidi.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya konsumsi masyarakat serta adanya gangguan distribusi akibat kemacetan di jalur Ketapang.

“Memang dalam dua hari terakhir ada antrean BBM, terutama yang bersubsidi. Ini dipengaruhi dua hal, pertama karena konsumsi masyarakat meningkat. Kedua, ada dampak dari kemacetan di jalur Ketapang,” ujar Bonni saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).

Antrean BBM Dipengaruhi Peningkatan Permintaan

Kemacetan yang terjadi di jalur Ketapang turut berdampak terhadap pengiriman BBM menuju Jember. Kondisi kekosongan BBM di sejumlah SPBU di wilayah Jember kemudian membuat sebagian masyarakat mencari pasokan BBM ke wilayah Lumajang dan daerah sekitarnya.

Pergerakan masyarakat tersebut ikut meningkatkan permintaan di sejumlah SPBU Lumajang. Meski demikian, pemerintah memastikan peningkatan antrean tersebut tidak menunjukkan adanya gangguan terhadap ketersediaan stok BBM di Lumajang.

Bonni menegaskan, pemerintah terus melakukan pemantauan bersama Pertamina untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.

“Untuk stok di Lumajang aman. Sejak muncul informasi soal antrean ini, kami terus memantau stok dan berkoordinasi dengan Pertamina. Sampai saat ini dipastikan aman,” jelasnya.

Berdasarkan pemantauan stok pada Senin (7/9/2026) pagi, ketersediaan BBM di Lumajang tercatat sebanyak 252 kiloliter (KL) Pertalite, 103 KL Pertamax, 38 KL Pertamax Turbo, 167 KL Biosolar, dan 27 KL Pertamina Dex.

Ketersediaan tersebut menjadi perhatian penting karena BBM merupakan kebutuhan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari mobilitas untuk bekerja, mengantar anak sekolah, kegiatan perdagangan, hingga distribusi barang dan hasil usaha masyarakat.

Penyaluran Agustus Melebihi Kuota, Pasokan Bisa Ditambah

Selain memastikan kondisi stok saat ini, Pemkab Lumajang juga menyampaikan bahwa realisasi penyaluran BBM pada Agustus 2026 bahkan telah melebihi kuota yang ditentukan.

Pertamina, kata Bonni, terus memantau perkembangan kebutuhan masyarakat. Apabila terjadi peningkatan permintaan yang membutuhkan tambahan pasokan, penambahan BBM ke wilayah Lumajang akan dilakukan.

“Pertamina juga sudah melihat perkembangan ini. Kalau kebutuhan meningkat dan stok perlu ditambah, tentu akan dilakukan penambahan pasokan untuk Lumajang,” katanya.

Dari sisi distribusi, pasokan BBM menuju Lumajang juga tidak sepenuhnya bergantung pada jalur Ketapang. Sebagian besar pasokan BBM untuk Lumajang dikirim dari Surabaya.

Sementara itu, untuk wilayah Pronojiwo, pasokan BBM mendapatkan suplai dari Malang. Dengan demikian, gangguan lalu lintas di jalur Ketapang tidak secara langsung menghentikan seluruh pasokan BBM menuju wilayah Lumajang.

Warga Diminta Tidak Panik dan Membeli Sesuai Kebutuhan

Di tengah munculnya antrean di sejumlah SPBU, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Pemerintah menilai pembelian sesuai kebutuhan menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga antrean tetap terkendali sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat lain untuk mendapatkan BBM.

“Yang kami harapkan, masyarakat tetap membeli BBM sesuai kebutuhan, khususnya BBM bersubsidi. Tidak perlu panik atau membeli berlebihan, karena ketersediaan BBM di Lumajang masih aman dan terus kami pantau bersama Pertamina,” ujar Bonni.

Dengan demikian, pesan utama dari hasil pemantauan pemerintah adalah stok BBM Lumajang saat ini masih aman, sementara kondisi distribusi terus diperhatikan berdasarkan perkembangan kebutuhan masyarakat.

Pemkab Lumajang bersama Pertamina akan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan mengambil langkah apabila kebutuhan pasokan mengalami peningkatan.

Masyarakat juga diimbau untuk mengandalkan informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh oleh isu mengenai kelangkaan BBM yang belum terverifikasi.

Dengan pemantauan stok dan distribusi yang dilakukan secara berkelanjutan serta penggunaan BBM secara bijak, kebutuhan energi masyarakat diharapkan tetap terpenuhi sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan lebih tenang.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah