Banjir Bandang Hantam Dua Kecamatan di Jember, Satu Warga Terseret - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 3 Feb 2026 15:28 WIB ·

Banjir Bandang Hantam Dua Kecamatan di Jember, Satu Warga Terseret


 Banjir Bandang Hantam Dua Kecamatan di Jember, Satu Warga Terseret Perbesar

Jember, – Banjir bandang melanda dua kecamatan di Kabupaten Jember pada Senin (2/2/2026) malam, menelan satu korban yang terseret arus dan merendam puluhan rumah warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edi Budi Susilo, menyebut banjir bandang menerjang Kecamatan Panti dan Rambipuji.

Korban hanyut bernama Wahid, mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Pakis, Kecamatan Panti. Selain itu, puluhan rumah terdampak banjir dengan ketinggian lumpur mencapai 20 hingga 40 centimeter.

Hujan deras dengan intensitas sedang mulai mengguyur daerah hulu Sungai Badean dan Desa Pakis sejak pukul 14.00 WIB, menyebabkan debit air sungai naik.

Pada pukul 19.40 WIB, arus deras membawa material lumpur, potongan bambu, dan kayu meluap ke pemukiman warga. Banjir bandang ini menggerus dapur rumah warga dan menghanyutkan Wahid di Desa Pakis.

Di Desa Pakis, sekitar 30 rumah terdampak banjir. Puluhan warga sempat mengungsi di rumah tetangga atau kerabat. Sementara di Dusun Tembelang, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, dua rumah terendam lumpur setinggi 40 cm, dan barongan bambu di sungai roboh menghalangi aliran air.

Edi Budi Susilo menyampaikan, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian korban hanyut dan berharap Wahid segera ditemukan. Sementara itu, warga dibantu BPBD dan dinas terkait melakukan gotong royong membersihkan rumah serta akses jalan yang terendam lumpur. Pemerintah daerah juga membuka dapur umum dan layanan kesehatan untuk warga terdampak.

“Banjir bandang ini sangat cepat dan deras. Semua pihak diharapkan tetap waspada, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai,” kata Edi Budi Susilo, Selasa (3/2/2026).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember

3 Februari 2026 - 15:39 WIB

Ruang Terbuka Menyusut, Genangan Meningkat, Wajah Pembangunan Kota Jember

3 Februari 2026 - 15:18 WIB

Satu Rumah, Mobil, dan Motor Ludes Terbakar Akibat Kebakaran di Lumajang

2 Februari 2026 - 14:44 WIB

220 Titik Genangan di Surabaya Berkurang Jadi 138, Pemkot Perkuat Sistem Drainase

2 Februari 2026 - 10:01 WIB

Banyak Jabatan Strategis Kosong, DPRD Dorong Penataan Pejabat Pemkot Malang

2 Februari 2026 - 08:57 WIB

Komisi C DPRD Jember Temukan Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di 54 Perumahan

2 Februari 2026 - 08:44 WIB

Trending di Daerah