Banjir Lumajang Picu Lonjakan Penyakit: Warga Rojopolo Keluhkan Diare dan Hipertensi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 1 Nov 2025 11:33 WIB ·

Banjir Lumajang Picu Lonjakan Penyakit: Warga Rojopolo Keluhkan Diare dan Hipertensi


 Banjir Lumajang Picu Lonjakan Penyakit: Warga Rojopolo Keluhkan Diare dan Hipertensi Perbesar

Lumajang, – Dampak banjir yang melanda wilayah Jatiroto, Kabupaten Lumajang, mulai berdampak pada kesehatan warga. Sejumlah pengungsi dan penduduk yang masih bertahan di rumah mereka di Desa Rojopolo mengeluhkan gangguan kesehatan, terutama diare dan tekanan darah tinggi, sejak Jumat (31/10/25) kemarin.

Musadah, salah seorang warga setempat, mengaku tubuhnya mendadak lemas setelah berjam-jam berada di genangan air yang meluap dari sungai.

“Kaki dingin, badan lemas. Tadi dicek petugas puskesmas, katanya darah tinggi. Sudah diberi obat,” kata Musadah, Sabtu (1/11/2025).

Baca juga:Luapan Anak Sungai Bondoyudo Rendam 895 Rumah di Rowokangkung Lumajang

Petugas kesehatan dari Puskesmas Jatiroto langsung menurunkan tim medis keliling menggunakan ambulans. Pemeriksaan dilakukan dari rumah ke rumah, terutama di kawasan yang masih tergenang air setinggi 50 hingga 100 sentimeter.

Kepala Puskesmas Jatiroto, dr. Tanti Umiyati, mengatakan keluhan terbanyak yang ditemukan adalah peningkatan tekanan darah pada warga lanjut usia serta gangguan pencernaan ringan akibat kondisi lingkungan yang lembab dan kurang higienis.

Baca juga:Pasca-Banjir, Pemkab Lumajang Bersihkan Sungai dan Rehabilitasi Infrastruktur Rusak

“Beberapa warga mengalami stres karena bencana, ditambah sanitasi yang buruk membuat risiko penyakit meningkat. Kami sudah berikan obat dan terus pantau kondisi mereka,” kata Tanti.

Selain pemeriksaan kesehatan, tim medis juga membagikan obat-obatan gratis dan menyiagakan ambulans di titik rawan untuk antisipasi keadaan darurat.

Sebelumnya, banjir di Desa Rojopolo dan Kaliboto Kidul merendam lebih dari 1.200 rumah setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut dan menyebabkan sungai meluap.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dispendukcapil Lumajang Tetap Layani Rekam dan Perubahan KTP Saat Libur

15 Mei 2026 - 15:05 WIB

Banjir Lumajang, 15 Sapi Dievakuasi, 60 Hektar Lahan Pertanian Terdampak

15 Mei 2026 - 14:10 WIB

Banjir Lumajang Rendam Permukiman, Warga Evakuasi Sapi ke Tempat Aman

15 Mei 2026 - 11:51 WIB

Tanggul Sungai Menjangan Jebol, Banjir Rendam 300 KK di Lumajang

15 Mei 2026 - 08:59 WIB

Dibangunkan Tetangga Tengah Malam, Warga Sukodono Kaget Rumah Sudah Kebanjiran

15 Mei 2026 - 07:20 WIB

Sepak Bola Kampung di Senduro Perkuat Ikatan Sosial Warga Antar-RW

13 Mei 2026 - 18:53 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga