Banjir Lumajang Picu Lonjakan Penyakit: Warga Rojopolo Keluhkan Diare dan Hipertensi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 1 Nov 2025 11:33 WIB ·

Banjir Lumajang Picu Lonjakan Penyakit: Warga Rojopolo Keluhkan Diare dan Hipertensi


 Banjir Lumajang Picu Lonjakan Penyakit: Warga Rojopolo Keluhkan Diare dan Hipertensi Perbesar

Lumajang, – Dampak banjir yang melanda wilayah Jatiroto, Kabupaten Lumajang, mulai berdampak pada kesehatan warga. Sejumlah pengungsi dan penduduk yang masih bertahan di rumah mereka di Desa Rojopolo mengeluhkan gangguan kesehatan, terutama diare dan tekanan darah tinggi, sejak Jumat (31/10/25) kemarin.

Musadah, salah seorang warga setempat, mengaku tubuhnya mendadak lemas setelah berjam-jam berada di genangan air yang meluap dari sungai.

“Kaki dingin, badan lemas. Tadi dicek petugas puskesmas, katanya darah tinggi. Sudah diberi obat,” kata Musadah, Sabtu (1/11/2025).

Baca juga:Luapan Anak Sungai Bondoyudo Rendam 895 Rumah di Rowokangkung Lumajang

Petugas kesehatan dari Puskesmas Jatiroto langsung menurunkan tim medis keliling menggunakan ambulans. Pemeriksaan dilakukan dari rumah ke rumah, terutama di kawasan yang masih tergenang air setinggi 50 hingga 100 sentimeter.

Kepala Puskesmas Jatiroto, dr. Tanti Umiyati, mengatakan keluhan terbanyak yang ditemukan adalah peningkatan tekanan darah pada warga lanjut usia serta gangguan pencernaan ringan akibat kondisi lingkungan yang lembab dan kurang higienis.

Baca juga:Pasca-Banjir, Pemkab Lumajang Bersihkan Sungai dan Rehabilitasi Infrastruktur Rusak

“Beberapa warga mengalami stres karena bencana, ditambah sanitasi yang buruk membuat risiko penyakit meningkat. Kami sudah berikan obat dan terus pantau kondisi mereka,” kata Tanti.

Selain pemeriksaan kesehatan, tim medis juga membagikan obat-obatan gratis dan menyiagakan ambulans di titik rawan untuk antisipasi keadaan darurat.

Sebelumnya, banjir di Desa Rojopolo dan Kaliboto Kidul merendam lebih dari 1.200 rumah setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut dan menyebabkan sungai meluap.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Trending di Daerah