Probolinggo, – Banjir akibat hujan deras dan air laut pasang melanda Dusun Bibis, Desa Lemahkembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (17/1/2026) malam.
Kondisi ini menimbulkan dampak serius bagi warga, dengan sekitar 150 jiwa yang terdampak dan puluhan rumah terendam air setinggi 1 hingga 1,5 meter.
Kepala Desa Lemahkembar, Hariyanto, menyebut banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.
“Ini merupakan banjir terparah. Sejumlah warga harus dievakuasi, dan kami berharap warga terdampak dapat segera memperoleh bantuan dari pemerintah,” kata Hariyanto.
Banjir merendam satu dusun yang terdiri dari 65 rumah. Air masuk ke rumah warga dan merendam lahan serta fasilitas pendukung, membuat banyak lansia dan anak-anak harus dievakuasi ke lokasi yang lebih tinggi.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu yang diikat di kedua ujungnya agar tidak hanyut terseret arus.
“Saat air masuk ke rumah, saya berusaha naik ke tempat yang lebih tinggi hingga akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga,” kata Suni, salah satu warga terdampak.
Proses evakuasi berlangsung dramatis, dengan warga bekerja sama untuk menyelamatkan lansia dan anak-anak.
Selain Dusun Bibis, banjir juga berdampak di beberapa wilayah lain di Kabupaten Probolinggo akibat hujan deras sejak sore hari, diperparah dengan pasangnya air laut.
Ketinggian air mencapai hingga 1,5 meter di beberapa lokasi, sehingga mengganggu aktivitas warga dan membuat akses transportasi menjadi terbatas.
Tinggalkan Balasan