Banjir Terparah Bertahun-Tahun, 150 Jiwa di Dusun Bibis Terdampak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 18 Jan 2026 11:46 WIB ·

Banjir Terparah Bertahun-Tahun, 150 Jiwa di Dusun Bibis Terdampak


 Banjir Terparah Bertahun-Tahun, 150 Jiwa di Dusun Bibis Terdampak Perbesar

Probolinggo, – Banjir akibat hujan deras dan air laut pasang melanda Dusun Bibis, Desa Lemahkembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (17/1/2026) malam.

Kondisi ini menimbulkan dampak serius bagi warga, dengan sekitar 150 jiwa yang terdampak dan puluhan rumah terendam air setinggi 1 hingga 1,5 meter.

Kepala Desa Lemahkembar, Hariyanto, menyebut banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

“Ini merupakan banjir terparah. Sejumlah warga harus dievakuasi, dan kami berharap warga terdampak dapat segera memperoleh bantuan dari pemerintah,” kata Hariyanto.

Banjir merendam satu dusun yang terdiri dari 65 rumah. Air masuk ke rumah warga dan merendam lahan serta fasilitas pendukung, membuat banyak lansia dan anak-anak harus dievakuasi ke lokasi yang lebih tinggi.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu yang diikat di kedua ujungnya agar tidak hanyut terseret arus.

“Saat air masuk ke rumah, saya berusaha naik ke tempat yang lebih tinggi hingga akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga,” kata Suni, salah satu warga terdampak.

Proses evakuasi berlangsung dramatis, dengan warga bekerja sama untuk menyelamatkan lansia dan anak-anak.
Selain Dusun Bibis, banjir juga berdampak di beberapa wilayah lain di Kabupaten Probolinggo akibat hujan deras sejak sore hari, diperparah dengan pasangnya air laut.

Ketinggian air mencapai hingga 1,5 meter di beberapa lokasi, sehingga mengganggu aktivitas warga dan membuat akses transportasi menjadi terbatas.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Dorong Solusi Aset Tak Terpakai Lewat Raperda Baru

6 Mei 2026 - 10:39 WIB

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Lumajang Targetkan PAD Meningkat

6 Mei 2026 - 10:31 WIB

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang

6 Mei 2026 - 09:07 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perda GAKI, 40 Desa Mandiri Garam Jadi Dasar Penguatan

6 Mei 2026 - 08:34 WIB

Ratih Damayanti, Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Keagamaan

5 Mei 2026 - 21:01 WIB

Bupati Lumajang Dorong Peran Organisasi Keagamaan Perkuat Ekonomi dan Sosial Umat

5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Daerah