Becak Listrik Rendah Emisi Lumajang untuk Mobilitas - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 14 Des 2025 12:23 WIB ·

Becak Listrik Dorong Transisi Transportasi Rendah Emisi di Lumajang


 Becak Listrik Dorong Transisi Transportasi Rendah Emisi di Lumajang Perbesar

Penyaluran becak listrik kepada tukang becak di Kabupaten Lumajang tidak hanya memberi dampak sosial dan ekonomi. Program ini juga memperkuat agenda lingkungan perkotaan. Pemkab Lumajang mendorong penggunaan becak listrik sebagai bagian dari transisi menuju transportasi rendah emisi.

Penggunaan becak listrik membantu menciptakan moda transportasi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Langkah ini penting untuk menjaga kualitas ruang kota, terutama di kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.

Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa becak listrik mendukung mobilitas berkelanjutan. Ia menyebut kendaraan ini cocok untuk kawasan perkotaan dan destinasi wisata.

“Becak listrik mengurangi emisi dan kebisingan. Manfaatnya dirasakan pengemudi, warga, dan lingkungan kota,” ujarnya saat penyerahan bantuan di Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu sore (13/12/2025).

Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menilai pemanfaatan becak listrik sejalan dengan visi pemerintah daerah. Menurutnya, transportasi rendah emisi berperan besar dalam menciptakan kota yang nyaman dan sehat.

Bunda Indah menjelaskan bahwa kualitas udara menjadi perhatian penting, terutama di pusat kota dan kawasan wisata. Transportasi ramah lingkungan membantu menjaga ruang publik tetap nyaman bagi masyarakat.

“Ketika transportasi semakin ramah lingkungan, manfaatnya dirasakan bersama. Kota menjadi lebih nyaman dan menarik bagi wisatawan,” kata Bunda Indah.

Selain menekan polusi udara, becak listrik juga mengurangi kebisingan lalu lintas. Kondisi ini mendukung kenyamanan kawasan perkotaan yang padat aktivitas. Destinasi wisata pun menjadi lebih tenang dan ramah pengunjung.

Melalui dukungan terhadap becak listrik, Pemkab Lumajang dan Yayasan GSN mendorong perubahan menuju sistem transportasi yang bersih dan berkelanjutan. Program ini menunjukkan bahwa agenda lingkungan dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi rakyat dan layanan transportasi lokal.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Saat Sumur Mengering, Warga Lumajang Terpaksa Membeli Air Rp 160 Ribu

11 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Karnaval Kandangtepus Lumajang Sajikan Tarian Tradisional dari Sabang hingga Merauke

10 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Bupati Sebut Bonus Asian Games, Emas Rp50 Juta dan Perunggu Rp30 Juta

9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Peringati HUT ke-54, Desa Jatigono Lumajang Gelar Pawai dan Grebeg Gunungan

9 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Truk Hino Tanpa STNK dan SIM Terlibat Kecelakaan di Candipuro Lumajang

8 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wabup Lumajang Dorong Masjid Nurul Huda Jadi Pusat Pendidikan Al-Qur’an Anak

8 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Trending di Daerah