Dari 653 Formasi ASN Lumajang 2024, Tersisa 3 Kosong - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 26 Agu 2025 19:24 WIB ·

Dari 653 Formasi ASN Lumajang 2024, Tersisa 3 Kosong


 Dari 653 Formasi ASN Lumajang 2024, Tersisa 3 Kosong Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang mencatat capaian positif dalam proses pengadaan aparatur sipil negara (ASN) tahun 2024. Dari total 653 formasi yang dibuka, sebanyak 650 formasi berhasil terisi, terdiri dari PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sisa tiga formasi yang belum terisi berasal dari satu formasi teknis dan dua formasi tenaga kesehatan. Ketiganya kosong karena kendala administratif dan kesehatan saat proses seleksi berlangsung.

Baca juga: Penipuan Bansos Tak Hanya di Pakel, Warga Gucialit dan Padang Juga Jadi Korban

Kondisi ini disampaikan oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) saat menyerahkan SK kepada 20 ASN baru dalam Upacara Bendera di Halaman Kantor Bupati pada Senin (25/8/2025). Penyerahan ini merupakan bagian dari penempatan formasi Tahap II tahun 2024.

Baca juga: Bebaskan 57 Ribu Warga dari PBB, Pemkot Malang Klaim Tak Ganggu PAD

“Formasi ini adalah bagian dari kebutuhan riil daerah. Kehadiran ASN baru akan menambah kekuatan pelayanan publik di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan teknis,” kata Bunda Indah, Selasa (26/8/25).

Dari total ASN baru tersebut, 631 orang telah diangkat dalam Tahap I, dan 19 orang sisanya dalam Tahap II, menandakan upaya Pemkab Lumajang dalam menyerap sumber daya manusia berkualitas untuk memperkuat birokrasi.

Bunda Indah menegaskan bahwa pemenuhan formasi ASN menjadi langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, transparan, dan produktif. Ia juga menekankan pentingnya etos kerja tinggi, integritas, dan komitmen pelayanan dari para ASN yang baru bergabung.

“ASN itu bukan sekadar status. Mereka adalah wajah pemerintah dalam melayani masyarakat. Maka dibutuhkan profesionalisme dan kesungguhan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Dorong Solusi Aset Tak Terpakai Lewat Raperda Baru

6 Mei 2026 - 10:39 WIB

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Lumajang Targetkan PAD Meningkat

6 Mei 2026 - 10:31 WIB

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang

6 Mei 2026 - 09:07 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perda GAKI, 40 Desa Mandiri Garam Jadi Dasar Penguatan

6 Mei 2026 - 08:34 WIB

Ratih Damayanti, Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Keagamaan

5 Mei 2026 - 21:01 WIB

Bupati Lumajang Dorong Peran Organisasi Keagamaan Perkuat Ekonomi dan Sosial Umat

5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Daerah