Penipuan Bansos Tak Hanya di Pakel, Warga Gucialit dan Padang Juga Jadi Korban - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Kriminal · 26 Agu 2025 19:16 WIB ·

Penipuan Bansos Tak Hanya di Pakel, Warga Gucialit dan Padang Juga Jadi Korban


 Penipuan Bansos Tak Hanya di Pakel, Warga Gucialit dan Padang Juga Jadi Korban Perbesar

Lumajang, – Kasus penipuan bermodus bantuan sosial (bansos) yang dilakukan oleh pria bernama Sulasno (47), warga Desa Randuagung, ternyata tidak hanya menyasar warga Desa Pakel, Kecamatan Gucialit.

Warga dari desa lain seperti Gucialit dan Padang juga dilaporkan menjadi korban praktik serupa.

Hal ini diungkap langsung oleh Kepala Desa Pakel, Sampurno, yang menyebut bahwa Sulasno berkeliling dari desa ke desa, yang kurang memahami mekanisme resmi pendataan bantuan sosial.

Baca juga: Program SPPG Lumajang Layani 3.750 Siswa dan Ibu Hamil, Menu Disesuaikan Kebutuhan Gizi

“Korbannya bukan hanya di Pakel. Warga di Gucialit dan Padang juga sudah melapor jadi korban. Pelaku ini keliling cari orang-orang tua yang gampang dibujuk,” ungkap Sampurno, Selasa (26/8/25).

Baca juga: Tindak Tegas Pemerasan Kades, Bupati Lumajang: Kapolres Tidak Main-Main

Dalam aksinya, pelaku berpura-pura sebagai petugas Program Keluarga Harapan (PKH) yang sedang melakukan pendataan. Ia meminta dokumen pribadi seperti KTP dan KK, lalu memungut uang hingga Rp700 ribu per orang, dengan janji akan dimasukkan sebagai penerima bansos.

Yang mencurigakan, pelaku juga membawa tanda pengenal palsu berlogo Pemerintah Kabupaten Lumajang.

“Tanda pengenalnya palsu, bahkan nama di ID-nya beda. Dinas yang disebut juga sudah tidak ada di Lumajang,” imbuh Sampurno.

Aksi ini terbongkar setelah beberapa warga menyadari ada kejanggalan dan melaporkan ke aparat desa. Pelaku akhirnya diamankan warga, dan sempat mendapat amukan massa sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, menyatakan bahwa saat ini pelaku sudah diamankan dan dalam penyelidikan Satreskrim Polres Lumajang.

“Masih kami dalami,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari RT hingga Kampus, Kekerasan Seksual di Lumajang Menghadapi Satu Masalah: Takut Melapor

18 September 2026 - 11:57 WIB

Satu Komponen Hilang, Penerangan Jalan Nogosari Lumajang Terganggu

17 September 2026 - 15:22 WIB

Usai Membacok Korban, Terlapor Kabur: Polisi Amankan Scoopy Putih di Kasus Tempursari

17 September 2026 - 10:36 WIB

Jambret di Salon Hilda, Pelaku Sempat Dimassa Warga Sebelum Dievakuasi Polisi ke Rumah Sakit

14 September 2026 - 12:06 WIB

12 Hari Tumpas Narkoba di Lumajang: 23 Kasus, 29 Tersangka, 172,62 Gram Sabu

2 September 2026 - 14:20 WIB

Dua Hari Dianiaya di Gardu dan Sawah, Anak di Lumajang Diancam Dihabisi Jika Lapor Polisi

27 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Trending di Kriminal