DLH Lumajang Tunda Penataan Taman Anak dan Parkir - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 4 Sep 2025 16:37 WIB ·

DLH Lumajang Tunda Penataan Taman Anak dan Parkir


 DLH Lumajang Tunda Penataan Taman Anak dan Parkir Perbesar

Lumajang, – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang memastikan penataan kawasan strategis di sekitar Alun-Alun Lumajang, seperti taman anak-anak, dan lokasi parkir, masih belum menjadi prioritas dalam waktu dekat.

Fokus utama saat ini adalah perbaikan kerusakan infrastruktur dasar yang dinilai mendesak, seperti lantai trotoar, drainase, dan pengelolaan vegetasi.

Sekretaris DLH Lumajang, Agus Rohman Rozaq, mengatakan penataan ulang secara menyeluruh belum dilakukan karena masih terbatasnya anggaran dan kebutuhan mendesak untuk memperbaiki fasilitas yang rusak.

Baca juga: Adi Sutarwijono: Gedung DPRD Surabaya Tempat Aspirasi, Harus Dijaga Bersama

“Untuk penataan kawasan parkir, sementara kita masih pakai landscape yang lama. Belum ada perubahan besar, kita hanya fokus kepada perbaikan kerusakan lantai dan drainase yang sering tergenang saat hujan, terutama di depan Polres,” jelas Agus, Kamis (4/9/25).

Selain itu, DLH lebih memilih memperbaiki trotoar yang selama ini rusak dan membahayakan pejalan kaki, khususnya lansia. Material lantai akan diganti menggunakan granit yang tidak licin, sehingga aman meski dalam kondisi hujan.

Sementara itu, pohon-pohon tua yang akarnya merusak trotoar juga akan ditebang dan diganti dengan pohon baru yang lebih ramah infrastruktur.

Baca juga: Pembangunan Tol Probolinggo-Situbondo Barat Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Awal 2026

Agus menambahkan, tidak akan ada penambahan ikon, bangunan, atau elemen estetika baru dalam tahap rehabilitasi kali ini.

“Kita sementara ini hanya mengatasi permasalahan seperti kerusakan lantai, drainase, batu bering yang membahayakan, dan pohon tua. Tidak ada penambahan ikon baru. Tulisan I Like Lumajang juga sudah lama rusak dan belum diganti,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wabup Lumajang Dorong Masjid Nurul Huda Jadi Pusat Pendidikan Al-Qur’an Anak

8 Oktober 2026 - 10:06 WIB

6 Km Jalan Bergelombang di Lumajang Ditangani, Nilai Kontrak Rp10,92 Miliar

8 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Trending di Daerah