Ekonomi Desa Bangkit Lewat Tradisi: Piodalan Jadi Magnet UMKM Lokal - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Ekonomi · 11 Jul 2025 15:29 WIB ·

Ekonomi Desa Bangkit Lewat Tradisi: Piodalan Jadi Magnet UMKM Lokal


 Ekonomi Desa Bangkit Lewat Tradisi: Piodalan Jadi Magnet UMKM Lokal Perbesar

Lumajang, – Tradisi piodalan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, bukan hanya menjadi agenda spiritual tahunan umat Hindu, tapi juga menjelma sebagai ruang tumbuhnya ekonomi rakyat.

Ribuan umat yang memadati area pura memberi angin segar bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan dan menjual produk-produk unggulan mereka.

Di sekitar pura, suasana meriah tak hanya datang dari doa-doa dan harum dupa, tapi juga dari deretan tenda-tenda UMKM yang menjajakan aneka produk lokal.

Mulai dari makanan ringan khas seperti kripik singkong, ting-ting jahe, rengginang, hingga busana dan pernak-pernik adat, semuanya laris manis diburu pengunjung yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas Senduro.

Baca juga: Lumajang Tak Aman: Mobil Dinas BBWS dan Motor Pegawai Kejaksaan Dicuri, Polisi Intensifkan Penyelidikan

“Di depan itu ada pasar oleh-oleh UMKM. Pesertanya bukan cuma dari Senduro, tapi juga dari luar daerah seperti Bandung dan Malang. Ini kesempatan besar bagi UMKM Lumajang untuk tampil,” ujar Wira Dharma, pengurus harian Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Jumat (11/7/25).

Menurutnya, piodalan kini telah menjadi momentum ekonomi yang inklusif. Dulu, perputaran uang hanya terjadi dalam lingkup kecil masyarakat desa. Kini, berkat tradisi yang mendatangkan ribuan pengunjung, Senduro mulai dikenal sebagai destinasi spiritual sekaligus pasar potensial bagi pelaku usaha kecil.

Baca juga: Raperda Perubahan APBD 2025 Disahkan, Lumajang Perkuat Pembangunan yang Responsif dan Akuntabel

“Tradisi ini bisa mendorong transformasi. Kalau dimanfaatkan serius, bisa lahir kolaborasi usaha yang lebih luas. Siapa tahu nanti ada pengusaha besar yang tertarik bekerja sama atau menyuplai produk lokal ke pasar yang lebih besar,” tambahnya.

Lebih dari sekadar perayaan keagamaan, kata dia, piodalan kini telah menjelma sebagai simpul ekonomi baru. Kolaborasi antara budaya dan usaha menciptakan ekosistem yang mendukung kemandirian desa.

Ke depan, pengurus pura berharap ada dukungan dari pemerintah daerah untuk penataan area sekitar pura, agar UMKM lokal memiliki ruang pamer yang lebih permanen dan layak.

“Kalau pelaku usaha diberi tempat yang bagus dan rapi, mereka bisa naik kelas. Kita ingin, dari tradisi lahir transformasi ekonomi,” jelas Wira Dharma.

Salah satu pelaku UMKM, Riki, merasakan langsung dampak ekonomi dari perayaan piwadalan. Ia menjual berbagai produk camilan seperti kripik dan ting-ting jahe dengan harga mulai Rp7.500 hingga Rp20.000. Hasilnya, omset yang ia raup bisa mencapai jutaan rupiah hanya dalam sehari semalam.

“Ramainya luar biasa. Banyak yang beli buat oleh-oleh, sampai kewalahan melayani pembeli,” kata Riki sambil tersenyum.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Perlu Tunggu Usaha Besar, UMKM Kerajinan Lumajang Dibekali Cara Memulai Ekspor

24 September 2026 - 09:04 WIB

Bukan Sekadar Turnamen, Percasi Lumajang Ingin Kejurprov Jadi Penggerak Sport Tourism

30 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Percasi Lumajang Siapkan Kejurprov 2027, Target 1.000 Pecatur Ramaikan Kabupaten Lumajang

30 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Karnaval Gucialit Dongkrak UMKM dan PKL, Kadin Lumajang Dorong Digelar Rutin

29 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Kaki Tak Lagi Utuh, Semangat Tak Pernah Patah: Nanik Menjaga Usaha Warisan Sejak 1946

26 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Kadin Lumajang: Sedekah Desa Wonokerto Beri Dampak bagi UMKM dan Pedagang

16 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Trending di Ekonomi