Gejolak di Pemerintahan Desa Kedawung, Kades Diduga Dibawa Polda Jatim - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kriminal · 11 Apr 2026 18:06 WIB ·

Gejolak di Pemerintahan Desa Kedawung, Kades Diduga Dibawa Polda Jatim


 Gejolak di Pemerintahan Desa Kedawung, Kades Diduga Dibawa Polda Jatim Perbesar

Lumajang, – Kabar dibawanya kepala Desa Kedawung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang oleh aparat Polda Jawa Timur pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, memunculkan perhatian di lingkungan pemerintahan desa dan kecamatan setempat.

Peristiwa tersebut disebut-sebut berkaitan dengan dugaan kasus narkotika. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait duduk perkara maupun status hukum kepala desa yang bersangkutan.

Informasi yang beredar di lingkungan perangkat desa menyebutkan bahwa penanganan terhadap kepala desa tersebut dilakukan oleh aparat kepolisian. Meski demikian, sumber di tingkat desa maupun kecamatan mengaku belum mendapatkan penjelasan rinci terkait kasus yang menyeret nama pimpinan desa tersebut.

Situasi ini pun menimbulkan perhatian di internal pemerintahan Desa Kedawung, mengingat posisi kepala desa merupakan unsur penting dalam jalannya roda pemerintahan di tingkat lokal. Aktivitas pelayanan publik di desa disebut tetap berjalan, meski dengan kondisi yang serba terbatas karena belum adanya kejelasan status hukum kepala desa.

Camat Padang, Jamak Nurmanto, membenarkan pihaknya telah menerima informasi terkait peristiwa tersebut dari perangkat Desa Kedawung. Namun ia menegaskan bahwa informasi yang diterima masih belum bersifat resmi dari aparat penegak hukum.

“Info dari perangkat desa dugaan narkoba,” ujar Jamak saat dikonfirmasi, Sabtu (11/4/2026).

Meski demikian, ia mengaku belum dapat memastikan apakah kepala desa tersebut berstatus sebagai pengguna atau terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

“Untuk masalah pemakai atau pengedar, saya tidak tahu. Saya belum dapat info resmi,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warung Kecil Terhenti Jualan, Bupati Lumajang Siap Tutup Pangkalan Nakal Lainnya

11 April 2026 - 19:04 WIB

Ada yang Timbun 1.000 Tabung LPG, Dijual Dua Hari Kemudian Lebih Mahal

9 April 2026 - 15:13 WIB

Segera Ditindak! Bukti Penimbunan LPG 3 Kg Diserahkan Bupati ke Polres Lumajang

9 April 2026 - 11:07 WIB

Ditemukan Busa di Mulut, Kematian Perempuan di Senduro Diduga Tidak Wajar

6 April 2026 - 14:31 WIB

Saksi DPRD Akui Tak Tahu Penyedia Mamin Sosperda Rp5,6 M

3 April 2026 - 08:59 WIB

Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Sosperda DPRD Jember Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

3 April 2026 - 08:52 WIB

Trending di Kriminal