Hanya Makan Sekali Sehari, Bocah SD Ini Akhirnya Bisa Kenyang Berkat Program MBG - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 29 Agu 2025 15:57 WIB ·

Hanya Makan Sekali Sehari, Bocah SD Ini Akhirnya Bisa Kenyang Berkat Program MBG


 Hanya Makan Sekali Sehari, Bocah SD Ini Akhirnya Bisa Kenyang Berkat Program MBG Perbesar

Lumajang, – Di balik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pasrujambe, Lumajang, tersimpan kisah haru yang mencerminkan betapa berartinya sebutir nasi dan lauk sederhana bagi sebagian anak di negeri ini.

AL (11), siswa kelas 5 di SDN Sukorejo, adalah satu dari sekian banyak anak yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Ayah dan ibunya bekerja serabutan kadang menjadi buruh tani, kadang membantu tetangga, sekadar untuk bisa bertahan hidup. Keluarga ini menjalani hari-hari dengan penghasilan yang tidak menentu.

Dalam kondisi seperti itu, kebutuhan pangan pun menjadi barang mewah. AL terbiasa hanya makan sekali dalam sehari, itu pun hanya sepiring nasi putih tanpa lauk tetap.

Baca juga: Janji Bansos Rp 4,5 Juta dan 10 Kg Beras, Warga Lumajang Tertipu hingga Ratusan Ribu Rupiah

“Biasanya dia hanya makan nasi sekali, bisa pagi atau siang. Kalau malam, sering kali hanya minum air putih,” ujar Niken Raffitri, wali kelas AL, dengan mata berkaca-kaca, Jumat (29/8/25).

Baca juga: Lapas Lumajang Overkapasitas, Terpidana Hukuman Berat Mulai Dipindahkan

Namun, sejak hadirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasrujambe, kehidupan AL perlahan berubah. Ia kini bisa menikmati dua kali makan lengkap setiap hari, terdiri dari nasi, lauk, sayur, buah, hingga susu.

“Dia selalu makan dengan lahap. Tidak pernah ada yang tersisa. Selama tiga hari berturut-turut, semua menu yang diberikan habis dimakan,” lanjut Niken.

Wajah AL pun tampak lebih ceria di sekolah. Ia lebih aktif mengikuti pelajaran, dan tidak lagi terlihat lemas seperti biasanya.

“Bantuan ini bukan cuma soal makanan. Ini tentang harapan, tentang anak-anak yang akhirnya bisa belajar tanpa lapar,” ucap Niken haru.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Merah Putih di Antara Tradisi dan Langit B29

17 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram

17 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pantau Aktivitas Semeru, BPBD Lumajang Andalkan CCTV hingga Sistem EWS Berbasis AI

14 Agustus 2026 - 10:14 WIB

DPRD Jatim Minta Kontribusi Kendaraan Listrik terhadap Jalan Tak Dipukul Rata

12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Karhutla TNBTS Meluas, Api Capai B29 dan Mengarah ke Sabana Pasuruan

9 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Api Masih Membakar Hutan TNBTS Lumajang, Water Bombing Dilakukan untuk Jangkau Titik Sulit

9 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Trending di Nasional