Hanya Makan Sekali Sehari, Bocah SD Ini Akhirnya Bisa Kenyang Berkat Program MBG - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 29 Agu 2025 15:57 WIB ·

Hanya Makan Sekali Sehari, Bocah SD Ini Akhirnya Bisa Kenyang Berkat Program MBG


 Hanya Makan Sekali Sehari, Bocah SD Ini Akhirnya Bisa Kenyang Berkat Program MBG Perbesar

Lumajang, – Di balik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pasrujambe, Lumajang, tersimpan kisah haru yang mencerminkan betapa berartinya sebutir nasi dan lauk sederhana bagi sebagian anak di negeri ini.

AL (11), siswa kelas 5 di SDN Sukorejo, adalah satu dari sekian banyak anak yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Ayah dan ibunya bekerja serabutan kadang menjadi buruh tani, kadang membantu tetangga, sekadar untuk bisa bertahan hidup. Keluarga ini menjalani hari-hari dengan penghasilan yang tidak menentu.

Dalam kondisi seperti itu, kebutuhan pangan pun menjadi barang mewah. AL terbiasa hanya makan sekali dalam sehari, itu pun hanya sepiring nasi putih tanpa lauk tetap.

Baca juga: Janji Bansos Rp 4,5 Juta dan 10 Kg Beras, Warga Lumajang Tertipu hingga Ratusan Ribu Rupiah

“Biasanya dia hanya makan nasi sekali, bisa pagi atau siang. Kalau malam, sering kali hanya minum air putih,” ujar Niken Raffitri, wali kelas AL, dengan mata berkaca-kaca, Jumat (29/8/25).

Baca juga: Lapas Lumajang Overkapasitas, Terpidana Hukuman Berat Mulai Dipindahkan

Namun, sejak hadirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasrujambe, kehidupan AL perlahan berubah. Ia kini bisa menikmati dua kali makan lengkap setiap hari, terdiri dari nasi, lauk, sayur, buah, hingga susu.

“Dia selalu makan dengan lahap. Tidak pernah ada yang tersisa. Selama tiga hari berturut-turut, semua menu yang diberikan habis dimakan,” lanjut Niken.

Wajah AL pun tampak lebih ceria di sekolah. Ia lebih aktif mengikuti pelajaran, dan tidak lagi terlihat lemas seperti biasanya.

“Bantuan ini bukan cuma soal makanan. Ini tentang harapan, tentang anak-anak yang akhirnya bisa belajar tanpa lapar,” ucap Niken haru.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Trending di Nasional