Hubungan Industrial Harmonis di Lumajang Jadi Pilar Ekonomi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 2 Mei 2025 10:40 WIB ·

Hubungan Industrial Harmonis di Lumajang Jadi Pilar Ekonomi


 Hubungan Industrial Harmonis di Lumajang Jadi Pilar Ekonomi Perbesar

Lumajang – Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menegaskan pentingnya menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Hal ini ia sampaikan saat membuka Dialog Interaktif peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di Pendopo Arya Wiraraja, Kamis (1/5/2025).

Dialog tersebut diikuti oleh serikat pekerja, asosiasi pengusaha, dan Forkopimda. Bunda Indah menekankan bahwa dunia kerja yang harmonis tidak hanya menghindari konflik, tetapi juga memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menjelaskan bahwa pekerja yang merasa dihargai dan aman akan bekerja lebih produktif. Kondisi ini secara langsung mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil dan merata.

“Kalau pekerja sejahtera dan dilibatkan, produktivitas akan meningkat. Saat itu terjadi, ekonomi daerah juga tumbuh,” ujarnya.

Pemkab Lumajang terus memperbaiki pengawasan terhadap hak-hak tenaga kerja. Selain itu, pemerintah mendorong agar pekerja informal bisa difasilitasi ke sektor formal. Langkah ini bertujuan agar semua pekerja memiliki akses yang setara terhadap jaminan sosial.

Baca Juga : Perlindungan PMI Lumajang Diperkuat Resmi dan Tepat

Bunda Indah juga mengajak semua pihak menjaga ruang dialog antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan bisa diselesaikan lebih cepat dan solutif.

Ia menegaskan bahwa pekerja bukan hanya pelaksana produksi. Mereka adalah mitra strategis dalam membangun ekonomi daerah.

“Jika ingin adil, kita harus melibatkan pekerja dalam proses pembangunan. Ruang kerja perlu jadi tempat yang aman dan saling menghargai,” tambahnya.

Bunda Indah berharap semangat Hari Buruh menjadi momentum untuk menyatukan semua pihak. Menurutnya, Lumajang bisa menjadi contoh daerah yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan tenaga kerja.

Pemerintah ingin pertumbuhan ekonomi tidak hanya terlihat dalam data, tetapi juga terasa nyata di kehidupan para pekerja. Dengan kerja sama yang baik, Lumajang dapat mewujudkan ekonomi yang kuat dan inklusif.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Surabaya Buka Pelatihan Tukang Bangunan, Warga Bisa Dapat Sertifikasi Resmi

5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Tekan Kebocoran, Pajak Pasir Lumajang Kini Dibayar Langsung Lewat Bank

5 Februari 2026 - 14:32 WIB

Fisik Oplah Selesai, Sarana Penyedot Air Tak Ada, Program Belum Bisa Dimanfaatkan

5 Februari 2026 - 13:46 WIB

Petani Bangsalsari Ungkap Program Oplah Tak Tepat Sasaran, Kebutuhan Air Belum Terjawab

5 Februari 2026 - 13:40 WIB

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Trending di Daerah