Ibu Meninggal, Anak SD Jadi Korban Rudapaksa - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Kriminal · 18 Des 2023 14:04 WIB ·

Ibu Meninggal, Anak SD Jadi Korban Rudapaksa


 Ibu Meninggal, Anak SD Jadi Korban Rudapaksa Perbesar

Indramayu – Seorang ibu di Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, meninggal dunia setelah mengetahui anaknya, CS (13), menjadi korban rudapaksa oleh lebih dari empat orang pada Sabtu lalu. Peristiwa tragis ini mengguncang warga, dan polisi telah mengamankan enam orang terkait kasus ini.

CS, masih duduk di bangku kelas enam SD, dirudapaksa setelah dicekoki minuman keras oleh para pelaku di rumah salah satu dari mereka. Kasus ini terungkap setelah orang tua CS curiga dengan perubahan sikap anaknya yang selalu murung dan mengurung diri.

Baca juga : Ganjar Pranowo Respons Tajam Terhadap Komentar Kaesang

“Ibu CS meninggal dunia karena syok mendalam. Awal mula kasus ini terungkap karena anak ini terus melamun,” kata Kasi Pemdes Aswanto. Pemerintah desa memberikan pendampingan dalam penanganan kasus ini, dan pihak kepolisian telah mengamankan enam orang, lima di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, membenarkan adanya pelaporan kasus ini dan menyatakan bahwa polisi sedang mendalami kasus tersebut.

Baca juga : Tenaga Honorer Bisa Jadi PPPK Tanpa Tes, Ini Cara dan Syarat Lengkapnya

Satreskrim Polres Indramayu mengonfirmasi penambahan tersangka setelah penyelidikan lebih lanjut, dengan kemungkinan penambahan tersangka lainnya.

CS kini mendapatkan pendampingan dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk-P3A) Indramayu.

Meskipun masih mengalami trauma, korban berangsur membaik, dan upaya dilakukan untuk membantu proses pemulihannya.

Baca juga : Hoaks! Kemenkes Bantah Keluarkan Surat Edaran Wajib Masker

Kejadian ini mencuatkan kekhawatiran terkait keamanan anak-anak di wilayah tersebut, sementara masyarakat menantikan perkembangan lebih lanjut dalam penanganan kasus ini oleh pihak berwenang. (Red)

sumber : Tribunnews.com

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Perampokan Emas Lumajang Belum Tuntas, Polisi Lakukan Penyelidikan Periodik

31 Desember 2025 - 09:41 WIB

Kerugian hingga Miliaran Rupiah, Kasus Penipuan Berbasis ITE Terus Membayangi Lumajang

30 Desember 2025 - 10:30 WIB

Turun 20 Kasus, Naik 32 Penyelesaian, Seberapa Signifikan Penurunan Kriminalitas Lumajang?

29 Desember 2025 - 17:23 WIB

Crime Clearance Polres Lumajang Capai 96,5 Persen di 2025, Puluhan Kasus Masih Mengendap

29 Desember 2025 - 17:01 WIB

Saat Warga Terlelap, Kandang Dibobol Maling

29 Desember 2025 - 07:50 WIB

Ibu Kandung di Jember Nekat Cangkul Tangan Anaknya Sendiri

24 Desember 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kriminal