Ibu Meninggal, Anak SD Jadi Korban Rudapaksa - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kriminal · 18 Des 2023 14:04 WIB ·

Ibu Meninggal, Anak SD Jadi Korban Rudapaksa


 Ibu Meninggal, Anak SD Jadi Korban Rudapaksa Perbesar

Indramayu – Seorang ibu di Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, meninggal dunia setelah mengetahui anaknya, CS (13), menjadi korban rudapaksa oleh lebih dari empat orang pada Sabtu lalu. Peristiwa tragis ini mengguncang warga, dan polisi telah mengamankan enam orang terkait kasus ini.

CS, masih duduk di bangku kelas enam SD, dirudapaksa setelah dicekoki minuman keras oleh para pelaku di rumah salah satu dari mereka. Kasus ini terungkap setelah orang tua CS curiga dengan perubahan sikap anaknya yang selalu murung dan mengurung diri.

Baca juga : Ganjar Pranowo Respons Tajam Terhadap Komentar Kaesang

“Ibu CS meninggal dunia karena syok mendalam. Awal mula kasus ini terungkap karena anak ini terus melamun,” kata Kasi Pemdes Aswanto. Pemerintah desa memberikan pendampingan dalam penanganan kasus ini, dan pihak kepolisian telah mengamankan enam orang, lima di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, membenarkan adanya pelaporan kasus ini dan menyatakan bahwa polisi sedang mendalami kasus tersebut.

Baca juga : Tenaga Honorer Bisa Jadi PPPK Tanpa Tes, Ini Cara dan Syarat Lengkapnya

Satreskrim Polres Indramayu mengonfirmasi penambahan tersangka setelah penyelidikan lebih lanjut, dengan kemungkinan penambahan tersangka lainnya.

CS kini mendapatkan pendampingan dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk-P3A) Indramayu.

Meskipun masih mengalami trauma, korban berangsur membaik, dan upaya dilakukan untuk membantu proses pemulihannya.

Baca juga : Hoaks! Kemenkes Bantah Keluarkan Surat Edaran Wajib Masker

Kejadian ini mencuatkan kekhawatiran terkait keamanan anak-anak di wilayah tersebut, sementara masyarakat menantikan perkembangan lebih lanjut dalam penanganan kasus ini oleh pihak berwenang. (Red)

sumber : Tribunnews.com

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pamit Minta Didoakan Sebelum Carok, Abdul Karim Pulang Tinggal Nama

22 Mei 2026 - 12:43 WIB

Duel Carok di Lumajang Dipicu Serempetan Kendaraan

21 Mei 2026 - 18:51 WIB

Duel Senjata Tajam di Klakah Lumajang, Satu Tewas dan Satu Terluka

21 Mei 2026 - 16:48 WIB

Kasus Guru Cabuli Murid Berhenti di Polisi, Dinsos Tunggu Data dan Cabdin Lumajang Bungkam

20 Mei 2026 - 14:12 WIB

Guru Diduga Cabuli Murid Tidak Diperkenankan Mengajar, Cabdin Lumajang Bungkam Saat Dikonfirmasi

20 Mei 2026 - 13:13 WIB

Kapolres Lumajang Janji Tuntaskan Kasus Curanmor: Kami Mohon Doa Masyarakat

20 Mei 2026 - 12:32 WIB

Trending di Kriminal