Penurunan Stunting Lumajang 2025 Menuju Target - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 4 Jun 2025 18:23 WIB ·

Intervensi Gizi Terfokus, Angka Stunting Lumajang Turun Signifikan


 Intervensi Gizi Terfokus, Angka Stunting Lumajang Turun Signifikan Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan. Berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting turun dari 29,9 persen menjadi 23,4 persen pada tahun 2024. Pemkab menargetkan penurunan lebih lanjut menjadi 18 persen pada 2025.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyampaikan capaian ini saat menyerahkan bantuan Paket Tumbuh Kembang Anak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diinisiasi oleh Indomaret dan SGM, Rabu (4/6/2025) di Pendopo Arya Wiraraja.

“Target kami menurunkan angka stunting sampai 18 persen. Kami optimistis, dengan kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak, target ini bisa tercapai,” ujar Bunda Indah.

Intervensi Gizi Khusus dan Terstruktur

Selama enam bulan terakhir, Pemkab Lumajang menjalankan program intervensi gizi melalui Kelompok Kerja (Pokja) Stunting. Tim ini menangani kasus secara fokus dan sistematis.

Salah satu strategi utama adalah pemberian makanan tambahan tinggi protein hewani, seperti telur, kepada anak-anak yang terindikasi mengalami stunting.

“Inilah bentuk intervensi gizi spesifik yang terus kami lakukan agar tumbuh kembang anak berjalan optimal,” jelas Bunda Indah.

Sinergi dengan Sektor Swasta

Pada kesempatan yang sama, Bunda Indah menyampaikan apresiasi kepada pihak swasta yang telah ikut serta dalam penanganan stunting. Ia menyebut kontribusi dari Indomaret dan SGM sebagai bentuk nyata kepedulian bersama.

“Terima kasih kepada Indomaret dan SGM atas kepeduliannya. Ini bentuk sinergi nyata, dan saya harap manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Gotong Royong Jadi Kunci Keberhasilan

Bunda Indah menegaskan bahwa stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Semua pihak, termasuk masyarakat, swasta, dan dunia pendidikan, harus bergotong royong agar gerakan penurunan stunting berjalan berkelanjutan.

“Penanganan stunting harus menjadi gerakan bersama demi mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan kompetitif,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

29 Persen Jalan Tertangani, Lumajang Terus Percepat Perbaikan Infrastruktur

30 September 2026 - 07:32 WIB

110 Ruas Masuk Kategori Rusak Berat, Pemkab Lumajang Prioritaskan Tempeh-Gesang

30 September 2026 - 07:30 WIB

110 Ruas Jalan di Lumajang Rusak Berat, Total Panjang Jalan Kabupaten Capai 1.090 Kilometer

29 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Daerah