Irigasi Tersumbat, Petani Antirogo Harus Rogoh Kocek Tiga Kali Lipat - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 28 Jan 2026 14:53 WIB ·

Irigasi Tersumbat, Petani Antirogo Harus Rogoh Kocek Tiga Kali Lipat


 Irigasi Tersumbat, Petani Antirogo Harus Rogoh Kocek Tiga Kali Lipat Perbesar

Jember, – Persoalan saluran irigasi di wilayah persawahan Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, berdampak langsung pada kehidupan petani.

Akibat aliran air yang terganggu, petani di wilayah hilir terpaksa mengeluarkan biaya hingga tiga kali lipat demi mencukupi kebutuhan air saat musim tanam.

Kondisi tersebut telah dirasakan petani selama kurang lebih enam tahun terakhir. Alih-alih mendapatkan pasokan air dari saluran irigasi, mereka harus menyedot air langsung dari sungai menggunakan mesin pompa.

Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, mengatakan keluhan petani inilah yang menjadi dasar dilakukannya inspeksi mendadak (sidak) oleh Komisi B dan Komisi C DPRD Jember pada 14 November 2025 lalu.

“Petani tidak bisa mendapatkan pengairan saat musim tanam. Akibatnya, mereka harus mengeluarkan biaya hingga tiga kali lipat untuk menyedot air dari sungai. Keluhan inilah yang kami tindak lanjuti sebagai wakil rakyat,” kata dia, Rabu (28/1/2026).

Menurut David, sidak tersebut murni dilakukan untuk melihat langsung kondisi saluran irigasi yang dikeluhkan petani, bukan untuk menyoroti atau menyasar pihak tertentu.

“Yang kami inspeksi adalah persoalan saluran irigasi yang dikeluhkan petani sejak enam tahun lalu,” tegasnya.

Namun, sidak tersebut kemudian dipersoalkan oleh pihak Perumahan Rengganis 2 dan berujung pada pemeriksaan etik oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember. BK memanggil tujuh anggota DPRD yang terlibat sidak, serta sejumlah pihak lain untuk dimintai klarifikasi.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah