Lumajang, – Enam bulan setelah peristiwa perampokan toko emas Singaraja di pusat Kota Lumajang, aparat kepolisian menyatakan kasus tersebut hingga kini masih belum tuntas.
Hingga kini, Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan serta mengarsipkan berbagai informasi guna mengungkap para pelaku.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandi Siregar mengatakan, penanganan kasus perampokan emas yang terjadi pada Juni 2025 tersebut masih dalam tahap pengembangan dan dilakukan secara bertahap oleh tim Satreskrim.
“Kasus yang terjadi belum lama di tahun 2025 ini. Saat ini masih terus kita lakukan proses penyelidikan. Ini ada Pak Kasat Reskrim dengan timnya,” kata Alex, Rabu (31/12/2025).
Ia menjelaskan, kepolisian melakukan pengarsipan dan evaluasi secara periodik untuk menggali informasi yang dinilai relevan dan berpotensi mengarah pada pengungkapan kasus. Menurutnya, proses tersebut membutuhkan waktu.
“Kita lakukan arsip setiap periodik untuk menggali informasi-informasi yang kira-kira bermanfaat dalam rangka mengungkap kasus tersebut. Memang butuh waktu, dan kami mohon maaf karena kasus ini masih dalam proses,” katanya.
Kapolres menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk memaksimalkan penanganan perkara tersebut ke depan dan berharap kasus perampokan emas dapat segera terungkap.
“Insyaallah ke depannya akan kita maksimalkan. Kami juga mohon doanya semoga bisa terungkap segera,” ucap dia.
Diberitakan sebelumnya, toko emas Singaraja di Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, dirampok kawanan pria bersenjata pada Jumat (20/6/2025) sekitar pukul 12.10 WIB, bertepatan dengan waktu salat Jumat.
Pelaku diduga berjumlah empat orang, dengan tiga di antaranya masuk ke dalam toko berpura-pura hendak membeli emas.
Saat berada di dalam toko, salah satu pelaku tiba-tiba memecahkan kaca etalase yang berisi ratusan perhiasan emas dan langsung membawa lari perhiasan tersebut. Pemilik toko sempat menangkap salah satu pelaku, namun terpaksa melepaskannya setelah pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis celurit.
Tinggalkan Balasan