Kawendra Lukistian Hidupkan Semangat Kebersamaan di Tengah Trauma Gunung Semeru - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 22 Des 2025 11:45 WIB ·

Kawendra Lukistian Hidupkan Semangat Kebersamaan di Tengah Trauma Gunung Semeru


 Kawendra Lukistian Hidupkan Semangat Kebersamaan di Tengah Trauma Gunung Semeru Perbesar

Lumajang, – Di tengah duka dan trauma akibat erupsi Gunung Semeru, anggota DPR RI Kawendra Lukistian hadir untuk membangkitkan semangat kebersamaan melalui gelaran Event Urban Projeck, sebuah acara urban project yang memadukan musik, kreativitas anak muda, dan kepedulian sosial.

Acara ini berlangsung di parkiran Stadion Semeru, menghadirkan hiburan bernuansa reggae sekaligus pesan kemanusiaan yang kuat bagi warga Lumajang dan Jember.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Lumajang–Jember, Kawendra Lukistian, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Kawendra menyampaikan bahwa acara Event Urban Projeck merupakan bagian dari urban project inklusi yang mengusung tema Sembuh Ibu Pertiwi, sebuah pesan reflektif tentang pemulihan bangsa, alam, dan masyarakat setelah bencana.

“Tema Sembuh Ibu Pertiwi kami angkat sebagai pengingat bahwa Indonesia, khususnya Lumajang dan Jember, sedang membutuhkan kepedulian bersama. Bukan hanya pemulihan fisik, tetapi juga pemulihan semangat dan harapan masyarakat,” kata Kawendra, Senin (22/12/2025).

Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, Kawendra juga menyerahkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban warga yang masih berjuang bangkit pasca erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada tanggal 19 lalu.

Kondisi tersebut membuat acara Event Urban Projeck memiliki makna yang lebih dalam. Di tengah trauma dan kesulitan ekonomi yang dirasakan warga, kegiatan ini menjadi ruang pemulihan sosial, tempat masyarakat bisa berkumpul, saling menguatkan, dan merasakan kembali optimisme.

Tak hanya menghadirkan hiburan musik bernuansa reggae yang identik dengan pesan damai dan persatuan, event urban projeck juga menjadi simbol inklusivitas.

“Anak muda, komunitas kreatif, dan masyarakat umum hadir tanpa sekat, menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup dan kuat di Lumajang,” katanya.

Melalui event urban projeck, pesan yang ingin disampaikan jelas, pemulihan pascabencana tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, wakil rakyat, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama menyembuhkan Ibu Pertiwi.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Surabaya Buka Pelatihan Tukang Bangunan, Warga Bisa Dapat Sertifikasi Resmi

5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Tekan Kebocoran, Pajak Pasir Lumajang Kini Dibayar Langsung Lewat Bank

5 Februari 2026 - 14:32 WIB

Fisik Oplah Selesai, Sarana Penyedot Air Tak Ada, Program Belum Bisa Dimanfaatkan

5 Februari 2026 - 13:46 WIB

Petani Bangsalsari Ungkap Program Oplah Tak Tepat Sasaran, Kebutuhan Air Belum Terjawab

5 Februari 2026 - 13:40 WIB

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Trending di Daerah