Kebijakan Baru Mendagri Dorong Kebangkitan Sektor Perhotelan dan Restoran di Lumajang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Ekonomi · 8 Jun 2025 08:34 WIB ·

Kebijakan Baru Mendagri Dorong Kebangkitan Sektor Perhotelan dan Restoran di Lumajang


 Kebijakan Baru Mendagri Dorong Kebangkitan Sektor Perhotelan dan Restoran di Lumajang Perbesar

Lumajang, – Industri perhotelan dan restoran di Lumajang mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah adanya kebijakan terbaru dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang memperbolehkan pemerintah daerah mengadakan rapat di hotel dan restoran.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menggerakkan kembali sektor yang sempat lesu akibat pemangkasan anggaran perjalanan dinas dan menurunnya daya beli masyarakat.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lumajang, Eddy Wijaya, mengungkapkan bahwa keputusan Mendagri ini memberikan peluang baru bagi pelaku usaha di bidang perhotelan dan restoran.

“Kebijakan ini sangat membantu percepatan pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan bisnis kami,” ujar Eddy, Minggu (8/6/25).

Menurutnya, dengan dibolehkannya rapat di hotel dan restoran, permintaan terhadap ruang pertemuan dan layanan katering meningkat. Hal ini tidak hanya menghidupkan kembali bisnis hotel dan restoran, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

“Kami melihat adanya peningkatan aktivitas yang secara langsung berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja,” tambah Eddy.

Selain itu, Eddy juga menyoroti dampak positif bagi sektor pertanian dan peternakan lokal. Peningkatan kebutuhan bahan baku makanan dan minuman dari hotel dan restoran diharapkan dapat menyerap produk-produk lokal secara maksimal.

“Ini memberikan efek berganda yang menguntungkan tidak hanya pelaku usaha perhotelan, tapi juga petani dan peternak di Lumajang,” jelasnya.

Eddy berharap kondisi ekonomi nasional segera membaik sehingga para pelaku usaha dapat terus berinovasi dan meningkatkan kesejahteraan karyawan mereka.

“Dengan dukungan kebijakan ini, kami optimis sektor perhotelan dan restoran di Lumajang akan semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Perlu Tunggu Usaha Besar, UMKM Kerajinan Lumajang Dibekali Cara Memulai Ekspor

24 September 2026 - 09:04 WIB

Bukan Sekadar Turnamen, Percasi Lumajang Ingin Kejurprov Jadi Penggerak Sport Tourism

30 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Percasi Lumajang Siapkan Kejurprov 2027, Target 1.000 Pecatur Ramaikan Kabupaten Lumajang

30 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Karnaval Gucialit Dongkrak UMKM dan PKL, Kadin Lumajang Dorong Digelar Rutin

29 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Kaki Tak Lagi Utuh, Semangat Tak Pernah Patah: Nanik Menjaga Usaha Warisan Sejak 1946

26 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Kadin Lumajang: Sedekah Desa Wonokerto Beri Dampak bagi UMKM dan Pedagang

16 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Trending di Ekonomi