Kelola Stok Secara Proporsional, Dapur MBG Lumajang Cegah Gejolak Harga Pasar - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 9 Sep 2025 18:08 WIB ·

Kelola Stok Secara Proporsional, Dapur MBG Lumajang Cegah Gejolak Harga Pasar


 Kelola Stok Secara Proporsional, Dapur MBG Lumajang Cegah Gejolak Harga Pasar Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan melalui pengelolaan bahan pangan yang proporsional dalam operasional Dapur Umum Bantuan Gizi (MBG).

Program ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi kelompok rentan, tetapi juga berperan sebagai instrumen pengendali inflasi daerah.

Dua dapur MBG yang beroperasi di Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, dan Melawang, Kecamatan Klakah menyasar 3.750 penerima manfaat, termasuk siswa sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Namun di balik layanan sosial ini, terdapat mekanisme pengelolaan stok pangan yang dirancang agar tidak menimbulkan gangguan pada pasar lokal.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Tetapkan 33 Tersangka Ricuh Demo, 9 Ditetapkan oleh Polda

“Beras hanya disimpan untuk kebutuhan maksimal satu minggu, sedangkan bahan pangan lainnya dibeli harian. Ini dilakukan agar tidak memengaruhi ketersediaan barang di pasar dan mencegah fluktuasi harga,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, Selasa (9/9/25).

Baca juga: Menteri PPPA Kecam Keras Kekerasan yang Merenggut Nyawa Anak di Pasuruan

Dengan pola belanja harian untuk bahan pangan segar seperti sayur, daging, dan telur, serta stok mingguan untuk bahan pokok seperti beras, dapur MBG Lumajang menerapkan sistem logistik yang adaptif dan terkendali.

“Tujuannya bukan hanya memberi makan yang bergizi, tapi juga menjaga ekosistem ekonomi lokal tetap stabil,” tambah Agus Triyono.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perhotelan Malang Siap Sambut 100 Ribu Jemaah NU, Tarif Tetap Stabil

3 Februari 2026 - 15:57 WIB

Erupsi Semeru Picu Hujan Abu di Senduro, Warga Keluhkan Aktivitas Harian Terganggu

3 Februari 2026 - 15:07 WIB

Jalan Rusak Tergerus Lahar, Warga Lumajang Terpaksa Lewati Area Persawahan

3 Februari 2026 - 13:50 WIB

Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut

3 Februari 2026 - 13:33 WIB

Gunung Semeru Tertutup Kabut, Aktivitas Vulkanik Level III Tetap Siaga

1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana

30 Januari 2026 - 08:06 WIB

Trending di Nasional